ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERAN PERAWAT SEBAGAI CARE GIVER DALAM PENERAPAN KESELAMATAN PASIEN MELALUI PENDEKATAN COMPLIANCE MODEL DI IGD
Informasi Publikasi
Pengarang
Dewi Wulandari, S. Kep. Ns. M. Kep.
Tahun Terbit
2019
Penerbit
Poltekkes Malang
Kota Terbit
Malang
Abstraksi
ABSTRAK
Perawat dalam menjalankan perannya sebagai care giver mempunyai tugas merawat pasien, membuat keputusan, berkomunikasi dan berkolaborasi dengan tim kesehatan yang lain. Instalasi Gawat Darurat merupakan bagian dari rumah sakit yang menyediakan penanganan awal bagi pasien. Penerapan keselamatan pasien yang dilaksanakan oleh perawat, merupakan suatu wujud dari sebuah kepatuhan dalam setiap tindakan ataupun interaksi terhadap pasien sesuai dengan sebuah teori kepatuhan atau dikenal dengan “Compliance Model” (Charles et al, 2003).
Desain dalam penelitian ini adalah observasi analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek pada bulan Maret – April 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek sebanyak 30 orang dengan sampel adalah perawat di IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Prosedur sampling dilakukan dengan menggunakan total sampling. Peneliti menggunakan instrument berupa kuesioner.
Faktor yang paling mempengaruhi peran perawat sebagai care giver dalam penerapan keselamatan pasien melalui pendekatan compliance model di IGD adalah sikap perawat. Rumah sakit wajib menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan secara berkesinambungan, sosialisasi hasil pelatihan secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petugas dalam implementasi keselamatan pasien sehingga berdampak pada kinerja perawat yang optimal. Keselamatan pasien sebagai isu global harus dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dan menjadi target capaian kompetensi mahasiswa sehingga perawat baru sudah dapat melaksanakan implementasi keselamatan pasien.
Perawat dalam menjalankan perannya sebagai care giver mempunyai tugas merawat pasien, membuat keputusan, berkomunikasi dan berkolaborasi dengan tim kesehatan yang lain. Instalasi Gawat Darurat merupakan bagian dari rumah sakit yang menyediakan penanganan awal bagi pasien. Penerapan keselamatan pasien yang dilaksanakan oleh perawat, merupakan suatu wujud dari sebuah kepatuhan dalam setiap tindakan ataupun interaksi terhadap pasien sesuai dengan sebuah teori kepatuhan atau dikenal dengan “Compliance Model” (Charles et al, 2003).
Desain dalam penelitian ini adalah observasi analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek pada bulan Maret – April 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek sebanyak 30 orang dengan sampel adalah perawat di IGD RSUD dr. Soedomo Trenggalek. Prosedur sampling dilakukan dengan menggunakan total sampling. Peneliti menggunakan instrument berupa kuesioner.
Faktor yang paling mempengaruhi peran perawat sebagai care giver dalam penerapan keselamatan pasien melalui pendekatan compliance model di IGD adalah sikap perawat. Rumah sakit wajib menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan secara berkesinambungan, sosialisasi hasil pelatihan secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petugas dalam implementasi keselamatan pasien sehingga berdampak pada kinerja perawat yang optimal. Keselamatan pasien sebagai isu global harus dimasukkan dalam kurikulum pendidikan dan menjadi target capaian kompetensi mahasiswa sehingga perawat baru sudah dapat melaksanakan implementasi keselamatan pasien.