MODEL EMPOWERMENT KADER KESEHATAN WANITA TERHADAP STATUS KESEHATAN REPRODUKSI WANITA DI LAPAS KELAS II A SUKUN, KOTA MALANG
Cover tidak tersedia
Informasi Publikasi
Pengarang
Ns. Ririn Anantasari, M.Kep., Sp.Mat., Ns. Hurun Ain, M.Kep., Ni Wayan Dwi R., M. Kes.
Tahun Terbit
2019
Penerbit
Poltekkes Malang
Kota Terbit
Malang
Abstraksi
ABSTRAK
Keputihan tidak bisa dianggap remeh karena akibatnya sangat fatal bila tidak cepat
segera ditangani. Tidak hanya bisa mengakibatkan kemandulan tapi keputihan juga
bisa merupakan gejala awal dari kanker leher rahim, yang bisa dapat berujung
kematian. Pencegahan terhadap keputihan sama dengan pencegahan terhadap penyakit
lain, pencegahan keputihan adalah dengan menjaga kebersihan diri dan kelembaban
vagina, mencuci tangan ketika akan membersihkan daerah vagina, saat mandi tidak
boleh
terlalu
membersihkan
daerah
V
(vagina)
dengan
pembersih
atau
sabun,
mengganti celana dalam sesering mungkin karena apabila terlalu lembab bisa jadi
sumber infeksi dan menimbulkan gejala keputihan. Peneliti berencana membuat Model
Empowerment Kader Kesehatan Wanita terhadap Status Kesehatan Reproduksi Wanita
di Lapas Kelas II A Sukun, Kota Malang. Penelitian
ini menggunakan desain quasy
experimental study dengan pendekatan pre and post test design, yang menguji ada
tidaknya perbedaan yang signifikan antara nilai variabel dari dua sampel yang
berpasangan. Subyek pada penelitian ini adalah anggota lapas wanita kelas II A Sukun
Malang yang memenuhi kriteria penelitian. Hasil analisis menunjukkan perlunya
pemberdayaan kader di Lapas wanita kelas IIA Sukun melalui pengembangan modul
yang
disempurnakan
melalui
hasil
wawancara
dengan
para
praktisi
di
bidang
maternitas baik dari institusi pendidikan maupun dari instansi pelayanan kesehatan
Keputihan tidak bisa dianggap remeh karena akibatnya sangat fatal bila tidak cepat
segera ditangani. Tidak hanya bisa mengakibatkan kemandulan tapi keputihan juga
bisa merupakan gejala awal dari kanker leher rahim, yang bisa dapat berujung
kematian. Pencegahan terhadap keputihan sama dengan pencegahan terhadap penyakit
lain, pencegahan keputihan adalah dengan menjaga kebersihan diri dan kelembaban
vagina, mencuci tangan ketika akan membersihkan daerah vagina, saat mandi tidak
boleh
terlalu
membersihkan
daerah
V
(vagina)
dengan
pembersih
atau
sabun,
mengganti celana dalam sesering mungkin karena apabila terlalu lembab bisa jadi
sumber infeksi dan menimbulkan gejala keputihan. Peneliti berencana membuat Model
Empowerment Kader Kesehatan Wanita terhadap Status Kesehatan Reproduksi Wanita
di Lapas Kelas II A Sukun, Kota Malang. Penelitian
ini menggunakan desain quasy
experimental study dengan pendekatan pre and post test design, yang menguji ada
tidaknya perbedaan yang signifikan antara nilai variabel dari dua sampel yang
berpasangan. Subyek pada penelitian ini adalah anggota lapas wanita kelas II A Sukun
Malang yang memenuhi kriteria penelitian. Hasil analisis menunjukkan perlunya
pemberdayaan kader di Lapas wanita kelas IIA Sukun melalui pengembangan modul
yang
disempurnakan
melalui
hasil
wawancara
dengan
para
praktisi
di
bidang
maternitas baik dari institusi pendidikan maupun dari instansi pelayanan kesehatan