Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN
Publikasi Akademik

Pemberdayaan Kader Posyandu Lansia Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Dan Ketrampilan Membuat PMT di wilayah Puskesmas Kedungkandang

2019 Karya Tulis Dosen
Cover Pemberdayaan Kader Posyandu Lansia Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Dan Ketrampilan Membuat PMT di wilayah Puskesmas Kedungkandang

Informasi Publikasi

Pengarang
Rany Adelina, S.Gz., M.S., Carissa Cerdasari, S.Gz., M.P.H., R.D.
Tahun Terbit
2019
Penerbit
Poltekkes Malang
Kota Terbit
Malang

Abstraksi

Ini pak Amin.

RINGKASAN

Masalah penyakit tidak menular utama yang timbul di Puskesmas Kedungkandang kota Malang adalah penyakit Hipertensi dan DM (Dinkes Malang, 2017). Tujuan pengabmas adalah untuk memperbaiki tingkat pengetahuan kader posyandu lansia dalam membuat PMT lansia bagi penderita DM komplikasi hipertensi. Keterangan: signifikan pada p<0,05

Terdapat 13 posyandu lansia yang terpilih untuk mengikuti pelatihan pembuatan PMT bagi lansia. Sebelum dilakukannya pelatihan, terdapat 7 posyandu yang telah memberikan PMT bagi lansia setiap dilaksanakannya posyandu, dan terdapat 6 posyandu yang belum memberikan PMT lansia. Setelah dilakukannya pelatihan, terjadi kenaikan menjadi 9 posyandu memberikan PMT bagi lansia. Tabel 2 menunjukkan setelah dilakukan Uji McNemar bahwa terdapat perbedaan pada penyelenggaraan PMT lansia di posyandu sebelum dengan setelah pelatihan dengan p=0,025 (p<0,05).

Tabel 3 menunjukkan bahwa setelah dilakukan pelatihan pembuatan PMT lansia, tidak terdapat perbedaan dalam hal rasa, tekstur, dan warna pada PMT lansia (p>0,05). Sebanyak 6 posyandu mendapat apresiasi ‘suka’ dari segi rasa pada pemberian PMT lansia setelah pelatihan. Sedangkan dari tekstur, peserta memberikan apresiasi ‘suka’ pada 2 posyandu dan ‘sangat suka’ pada 4 posyandu setelah pelatihan. Dari penilaian warna, terdapat 1 posyandu yang mendapat apresiasi ‘suka’ dan 5 posyandu mendapat apresiasi ‘sangat suka’ setelah pelatihan.

Tabel 4 menunjukkan perbandingan penggunaan jumlah jenis bahan peningkat tekanan dan gula darah serta nilai kader sebelum dengan setelah pelatihan. Tidak ditemukan adanya perbedaan jumlah jenis bahan makanan peningkat tekanan dan gula darah yang digunakan dalam PMT lansia (p>0,05). Sebaliknya, terdapat perbedaan tingkat pengetahuan kader lansia antara sebelum dengan setelah pelatihan, yang ditunjukkan dengan nilai p<0,001.

Kesimpulan terdapat perbedaan pada penyelenggaraan PMT lansia di posyandu sebelum dengan setelah pelatihan. Tidak ditemukan adanya perbedaan jumlah jenis bahan makanan peningkat tekanan dan gula darah yang digunakan dalam PMT lansia. Sebaliknya, terdapat perbedaan tingkat pengetahuan kader lansia antara sebelum dengan setelah pelatihan.
Kembali ke Daftar Karya
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan