DUKUNGAN KELUARGA DAN RESILIENSI PASIEN DENGAN KEKAMBUHAN STROKE PADA PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT UMUM BANGIL PASURUAN
Cover tidak tersedia
Informasi Publikasi
Pengarang
MARSAID, S.Kep.Ns,M.Kep., NURUL HIDAYAH, S.Kep.Ns,M.Kep
Tahun Terbit
2019
Penerbit
Poltekkes Malang
Kota Terbit
Malang
Abstraksi
BSTRAK
Penyakit stroke sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan yang utama baik di
negara maju maupun di negara berkembang, karena disamping menyebabkan angka
kematian yang tinggi, stroke juga sebagai penyebab kecacatan yang utama. Keluarga
sebagai sumber dukungan sosial berperan dalam menjaga perilaku penderita pasca stroke
dengan memberi dukungan dalam bentuk informasi, penilaian, instrumental dan emosional.
Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan menggunakan rancangan kasus
kontrol (case control) yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial
keluarga terhadap kejadian stroke berulang di RSU Bangil Pasuruan. Populasi dalam
penelitian ini adalah pasien pasca stroke yang dirawat di RSU Bangil Pasuruan dengan
jumlah sampel sebanyak 80 orang yang terdiri dari 40 orang kelompok kasus (stroke
berulang) dan kelompok kontrol (tidak berulang). Responden pada penelitian adalah
keluarga yang mendampingi pasien stroke yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan
data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner. Data yang
diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian
melalui uji Chi Square memperlihatkan ada pengaruh dukungan informasi dengan p=0,032
dan
OR=4,846
(95%
CI:1,882-12,482),
dukungan
penilaian
dengan
p=0,001
dan
OR=3,370 (95%CI:1,070-10,613) dengan kejadian stroke berulang di RSU Bangil
Pasuruan Tahun 2011. Nilai OR>1 menunjukkan bahwa variabel dukungan informasi dan
dukungan penilaian merupakan faktor risiko terjadinya stroke berulang. Berdasarkan hasil
analisis uji regresi logistik berganda dapat disimpulkan bahwa dukungan penilaian
merupakan variabel dominan yang berhubungan terhadap kejadian stroke berulang dengan
nilai ß=1,521. Pihak rumah sakit diharapkan dapat membuat media informasi tentang
penyakit stroke, menyelenggarakan seminar tentang stroke dengan bekerjasama dengan
institusi pendidikan/perguruan tinggi secara berkesinambungan.
Kata Kunci
: Stroke, Dukungan Sosial Keluarga, Resiliensi
Penyakit stroke sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan yang utama baik di
negara maju maupun di negara berkembang, karena disamping menyebabkan angka
kematian yang tinggi, stroke juga sebagai penyebab kecacatan yang utama. Keluarga
sebagai sumber dukungan sosial berperan dalam menjaga perilaku penderita pasca stroke
dengan memberi dukungan dalam bentuk informasi, penilaian, instrumental dan emosional.
Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan menggunakan rancangan kasus
kontrol (case control) yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial
keluarga terhadap kejadian stroke berulang di RSU Bangil Pasuruan. Populasi dalam
penelitian ini adalah pasien pasca stroke yang dirawat di RSU Bangil Pasuruan dengan
jumlah sampel sebanyak 80 orang yang terdiri dari 40 orang kelompok kasus (stroke
berulang) dan kelompok kontrol (tidak berulang). Responden pada penelitian adalah
keluarga yang mendampingi pasien stroke yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan
data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner. Data yang
diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian
melalui uji Chi Square memperlihatkan ada pengaruh dukungan informasi dengan p=0,032
dan
OR=4,846
(95%
CI:1,882-12,482),
dukungan
penilaian
dengan
p=0,001
dan
OR=3,370 (95%CI:1,070-10,613) dengan kejadian stroke berulang di RSU Bangil
Pasuruan Tahun 2011. Nilai OR>1 menunjukkan bahwa variabel dukungan informasi dan
dukungan penilaian merupakan faktor risiko terjadinya stroke berulang. Berdasarkan hasil
analisis uji regresi logistik berganda dapat disimpulkan bahwa dukungan penilaian
merupakan variabel dominan yang berhubungan terhadap kejadian stroke berulang dengan
nilai ß=1,521. Pihak rumah sakit diharapkan dapat membuat media informasi tentang
penyakit stroke, menyelenggarakan seminar tentang stroke dengan bekerjasama dengan
institusi pendidikan/perguruan tinggi secara berkesinambungan.
Kata Kunci
: Stroke, Dukungan Sosial Keluarga, Resiliensi