UPAYA MENINGKATKAN CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL TRIMESTER III BERBASIS KETERLIBATAN MASYARAKAT BERDASARKAN ANALISIS FAKTOR DI PUSKESMAS KABUPATEN JEMBER
Informasi Publikasi
Pengarang
Drs. Hendro Prasetyo, S.Kep, Ns, M.Kes.
Tahun Terbit
2019
Penerbit
Poltekkes Malang
Kota Terbit
Malang
Subjek
Kebidanan
Abstraksi
Abstract
Kurangnya cakupan kujungan ibu hamil dapat menyebabkan kurangnya informasi yang diterima petugas kesehatan menyebabkan kesulitan dalam melakukan pertolongan saat persalinan. Hal ini sangat berbahaya bagi keselamatan ibu dan bayinya saat persalinan. puskesmas kabupaten Jember didapatkan informasi bahwa rendahnya kunjungan ibu hamil trimester III yang dibuktikan dengan rata-rata kunjungan ibu hamil trimester III kurang dari 4 kali. tujuan penelitian adalah upaya meningkatkan cakupan kunjungan ibu hamil Trimester III berbasis keterlibatan masyarakat berdasarkan analisis faktor di puskesmas kabupaten Jember. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan crossectional. Jumlah sampel penelitian adalah 100 responden yaitu bumil trimester III. teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat 6 variabel independent yang berpengaruh terhadap kunjungan bumil. Pengaruh yang terbesar adalah pengetahuan terhadap kunjungan bumil dengan nilai p= 0,003 < 0,05 Exp(B) 7,523 yang artinya 75%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara puskesmas wilayah jember bagian selatan dengan puskesmas wilayah jember bagian utara yaitu pada pengetahuan, sosial budaya, dan letak geografis. Prioritas masalah yang ditetapkan dari proses FGD yaitu 1) tingkat pengetahuan; 2) sosial budaya; 3) letak geografis. Menurut peneliti saran yang tepat adalah melakukan penyuluhan rutin terkait pentingnya kunjungan ANC untuk bumil, mengevaluasi kehadiran kunjungan ANC dan menambahkan layanan jemput bola untuk bumil yang tidak berkunjung ANC sebagai upaya meningkatkan kunjungan ANC.
Keywords— Antenatal Care, Cakupan Kunjungan Ibu Hamil Trimester III
Kurangnya cakupan kujungan ibu hamil dapat menyebabkan kurangnya informasi yang diterima petugas kesehatan menyebabkan kesulitan dalam melakukan pertolongan saat persalinan. Hal ini sangat berbahaya bagi keselamatan ibu dan bayinya saat persalinan. puskesmas kabupaten Jember didapatkan informasi bahwa rendahnya kunjungan ibu hamil trimester III yang dibuktikan dengan rata-rata kunjungan ibu hamil trimester III kurang dari 4 kali. tujuan penelitian adalah upaya meningkatkan cakupan kunjungan ibu hamil Trimester III berbasis keterlibatan masyarakat berdasarkan analisis faktor di puskesmas kabupaten Jember. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan crossectional. Jumlah sampel penelitian adalah 100 responden yaitu bumil trimester III. teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat 6 variabel independent yang berpengaruh terhadap kunjungan bumil. Pengaruh yang terbesar adalah pengetahuan terhadap kunjungan bumil dengan nilai p= 0,003 < 0,05 Exp(B) 7,523 yang artinya 75%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara puskesmas wilayah jember bagian selatan dengan puskesmas wilayah jember bagian utara yaitu pada pengetahuan, sosial budaya, dan letak geografis. Prioritas masalah yang ditetapkan dari proses FGD yaitu 1) tingkat pengetahuan; 2) sosial budaya; 3) letak geografis. Menurut peneliti saran yang tepat adalah melakukan penyuluhan rutin terkait pentingnya kunjungan ANC untuk bumil, mengevaluasi kehadiran kunjungan ANC dan menambahkan layanan jemput bola untuk bumil yang tidak berkunjung ANC sebagai upaya meningkatkan kunjungan ANC.
Keywords— Antenatal Care, Cakupan Kunjungan Ibu Hamil Trimester III