PENGARUH SARI KACANG TUNGGAK TERHADAP pH VAGINA DAN ASAM URAT WANITA MENOPAUSE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKORAME KOTA KEDIRI
Informasi Publikasi
Pengarang
ARIKA INDAH SETYARINI, SST, M.Keb, MIKA MEDIAWATI, SST., M.Keb
Tahun Terbit
2019
Penerbit
Poltekkes Malang
Kota Terbit
Malang
Subjek
Kebidanan
Abstraksi
ABSTRAK
Menopause merupakan kondisi penurunan estrogen yang berkaitan dengan kondisi hot flushes, berkeringat, insomnia, kekeringan vagina dan ketidaknyamanan yang dialami oleh 85% wanita menopause. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 di Jakarta Timur kepada 8 orang wanita menopause mengungkapkan bahwa berbagai ketidaknyamanan fisik dialami oleh semua partisipan dengan mengekspresikan adanya keluhan nyeri saat melakukan hubungan seksual karena lubrikasi pada vagina yang berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah ada pengaruh konsumsi sari kacang tunggak terhadap pH vagina dan kadar asam urat wanita menopause.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design menggunakan 5 kelompok yaitu: 1) kelompok normal (K-); 2) kelompok menopause tanpa diberi kacang tunggak (K+); 3) kelompok menopause dengan pemberian kacang tunggak 200cc/hari (P1); 4) kelompok menopause dengan pemberian kacang tunggak 2x200cc/hari (P2), 5) Kelompok menopause dengan pemberian kacang tunggak 3x200cc/hari (P3).
Data dianalisa menggunakan uji One Way ANOVA, uji perbandingan berganda Least Significant Difference (LSD) dan analisis regresi yang menunjukkan bahwa pemberian sari kacang tunggak dapat meningkatkan jumlah kadar asam urat dan menurunkan pH vagina wanita menopause.
Kata Kunci : Kacang Tunggak, pH Vagina, Asam Urat
Menopause merupakan kondisi penurunan estrogen yang berkaitan dengan kondisi hot flushes, berkeringat, insomnia, kekeringan vagina dan ketidaknyamanan yang dialami oleh 85% wanita menopause. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2010 di Jakarta Timur kepada 8 orang wanita menopause mengungkapkan bahwa berbagai ketidaknyamanan fisik dialami oleh semua partisipan dengan mengekspresikan adanya keluhan nyeri saat melakukan hubungan seksual karena lubrikasi pada vagina yang berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah ada pengaruh konsumsi sari kacang tunggak terhadap pH vagina dan kadar asam urat wanita menopause.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest control group design menggunakan 5 kelompok yaitu: 1) kelompok normal (K-); 2) kelompok menopause tanpa diberi kacang tunggak (K+); 3) kelompok menopause dengan pemberian kacang tunggak 200cc/hari (P1); 4) kelompok menopause dengan pemberian kacang tunggak 2x200cc/hari (P2), 5) Kelompok menopause dengan pemberian kacang tunggak 3x200cc/hari (P3).
Data dianalisa menggunakan uji One Way ANOVA, uji perbandingan berganda Least Significant Difference (LSD) dan analisis regresi yang menunjukkan bahwa pemberian sari kacang tunggak dapat meningkatkan jumlah kadar asam urat dan menurunkan pH vagina wanita menopause.
Kata Kunci : Kacang Tunggak, pH Vagina, Asam Urat