2021
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Era globalisasi menyebabkan masyarakat terutama remaja dengan mudah mendapatkan informasi melalui internet. Hal ini berdampak pada pola pikir dan gaya hidup remaja yang cenderung tidak menyaring informasi dengan baik dan benar. Pemahaman yang salah mengenai masalah seks mendorong remaja untuk mencoba mengenai masalah seks tanpa menyadari terdapat bahaya yang ditimbulkan. Oleh karena itu peneliti mengembangkan SEDUBOO sebagai media sex education remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan SEDUBOO sebagai media sex education remaja. SEDUBOO merupakan media sex education book yang berbentuk pop – up book. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R&D) dengan menggunakan 10 responden kader remaja di MAN 1 Malang Gondanglegi. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner para ahli, kuesioner respon pengguna serta pretest dan posttest untuk mengukur pengetahuan remaja terkait pengetahuan pendidikan seks. Pengembangan SEDUBOO terdapat materi mengenai perubahan pada remaja yang meliputi pengenalan organ reproduksi, perubahan fisik remaja serta perubahan psikologis pada remaja dan mengenai usia ideal menikah dan terkait dampak pernikahan dini. Hasil penelitian menyatakan bahwa media yang dikembangkan dapat dikategorikan sangat layak, berdasarkan hasil penilaian ahli materi (90,7%), ahli media (94%) dan penilaian responden (94,2%). Pengetahuan remaja terjadi peningkatan pengetahuan dengan hasil pretest 2 responden dalam kategori cukup menjadi hasil posttest 10 responden dalam kategori baik. Media merupakan salah satu faktor penting dalam memberikan pendidikan kesehatan. Media yang tepat membantu agar penyampaian informasi tentang seksual dapat diterima dengan tepat, sehingga dapat mencegah perilaku yang menyimpang.
Abstract (English)
Research and Development of SEDUBOO as a Sex Education Media for Teenager.
The Globalization era causes society, especially teenagers to get information through the internet. Their mindset and life style are changing which tend to not filtering information properly. The urge of sex misperception brings them to try a new thing without realizing the effect. Teenager’s deviant behavior is increasing because the lack of knowledge to sex education. Thus, the study aims to develop SEDUBOO as sex media education for teenager. The media was developed in the form of sex education book which was made into a pop – up book style. The study implemented Research and Development (R&D) methodology with 10 respondents in MAN 1 Malang Gondanglegi. The instruments used are media and material expert questionnaire, respondent questionnaire with a pre-test and post-test to determine the teenagers’ knowledge towards sex education. SEDUBOO development carries out materials on adolescent growth related to introduction of reproductive organs, physical changes, psychological changes, and the ideal age to marry with the effect of an early marriage. The result of the study gains a positive feedback towards the media which was classified excellent according to the materials expert validation (90,7%), media expert validation (94%), and respondents’ feedback (94,2%). The teenagers’ level of sex education knowledge is increasing with the result of pre-test from 2 respondents who were classified as good to 10 respondents were classified as very good on post-test. Media is the essential factor to increase the teenager’s knowledge towards health education. A clear and proper media can provide information about proper sex education so that it can prevent deviant behavior.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.