2021
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Stunting merupakan suatu keadaan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Stunting dipengaruhi oleh faktor pendapatan keluarga, pengetahuan gizi ibu, pola asuh ibu, riwayat infeksi penyakit, riwayat imunisasi, dan asupan protein. Dalam hal mengurangi angka kejadian stunting dapat dilakukan melalui promotif dan preventif. Salah satu upaya tersebut adalah melakukan pendidikan kesehatan dengan menggunakan media. Media memberikan edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan menumbuhkan sikap yang positif terhadap pencegahan stunting.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan Ibu tentang pencegahan stunting di wilayah kelurahan Bareng Kota Malang
Metode penelitian menggunakan pra eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Potstest. Subjek penelitian ini adalah Ibu hamil dan menyusui di wilayah Kelurahan Bareng, Kota Malang sebanyak 51 responden yang dipilih menggunakan teknik Purposive sampling. Edukasi diberikan dengan media audiovisual selama 2 minggu. Data pengetahuan diukur sebelum (pre test) dan sesudah (post test) perlakuan, dengan menggunakan kuesioner melalui google form. Data dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon signed rank test.
Nilai rata-rata sebelum diberikan perlakuan adalah 71,81 dan setelah diberikan perlakuan yaitu 91,29. Hasil analisa uji statistik menunjukkan bahwa p value = 0,000 atau p < 0,005 hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh antara tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang pencegahan stunting dengan media audiovisual.
Pemberian edukasi dengan media audiovisual dapat meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting di wilayah Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Abstract (English)
EDUCATION MEDIA AUDIOVISUAL INFLUENCE ON INCREASED KNOWLEDGE ABOUT THE STUNTING IN THE BARENG VILLAGE, KLOJEN DISTRICT, MALANG CITY
Stunting is a condition of growth disorders in children, namely the child's height is lower or shorter (stunted) than the standard age. Stunting is influenced by factors of family income, maternal nutritional knowledge, mother's parenting style, history of infection, history of immunization, and protein intake. In terms of reducing the incidence of stunting, it can be done through promotive and preventive measures. One of these efforts is to conduct health education using the media. The media provide education that aims to increase knowledge and foster positive attitudes towards stunting prevention.
To determine the effect of audiovisual media education on the mother's level of knowledge about stunting prevention in the Bareng Village , Malang
The research method used pre-experiment with the One Group Pretest- Posttest research design. The subjects of this study were 51 respondents who were pregnant and breastfeeding in the Bareng Village, Malang who were selected using a purposive sampling technique. Education was given with audiovisual media for 2 weeks. Knowledge data is measured before (pre-test) and after (post-test) treatment, using a questionnaire via a google form. Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test statistical test.
The average value before treatment was 71.81 and after treatment was
91.29. The results of statistical test analysis showed that p-value = 0.000 or p
<0.005, which means that there is an influence between the level of knowledge of mothers before and after being given education about stunting prevention with audiovisual media.
Providing education with audiovisual media can increase maternal knowledge about stunting in the Bareng Village, Klojen District, Malang City.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.