Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2021

GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDONOR REAKTIF PADA PEMERIKSAAN IMLTD DI PMI KABUPATEN MALANG

Penulis: DILLA FIKRIANINGRUM
NIM: P17440184016
Program Studi: PRODI D-III TEKNOLOGI BANK DARAH MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Ni Luh Putu Eka Sudiwati, S.Kp, M.Kes
Tahun: 2021
Tanggal Pengesahan: 2021-03-02
Kode KTI: 9300_610 FIK g
Kata Kunci: Transfusi Darah, IMLTD
Bahasa: Bahasa Indonesia

Abstraksi

Transfusi darah bermanfaat untuk menyelamatkan jiwa pasien. Selain itu, transfusi darah juga memiliki risiko penularan penyakit bagi penerimanya seperti penyakit HIV, Hepatitis B, Hepatitis C serta Sifilis. Untuk mengurangi penularan penyakit tersebut PMI melakukan pemeriksaan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) pada semua sampel darah donor, agar produk darah yang dihasilkan aman dan tanpa risiko. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi jumlah penyakit IMLTD di PMI Kabupaten Malang berdasarkan jenis kelamin, umur, dan jenis donasi. Penelitian ini adalah deskriptif menggunakan data sekunder dari SIMDONDAR bulan September-November 2020. Data disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendonor reaktif Hepatitis B 19 orang (55,8%), jenis kelamin laki-laki 10 orang (0,22%), umur 25-44 tahun 12 orang (0,27%), donasi baru 11 orang (0,25%). Pendonor reaktif Hepatitis C 11 orang (32,3%), jenis kelamin laki-laki 6 orang (0,13%), umur 25-44 tahun 8 orang (0,18%), donasi ulang 8 orang (0,18%). Pendonor reaktif Sifilis 4 orang (11,7%), jenis kelamin laki-laki 3 orang (0,06%), umur 25-44 tahun 3 orang (0,06%), donasi ulang 3 orang (0,06%). Kesimpulan penelitian ini adalah pendonor reaktif terbanyak yaitu Hepatitis B 19 orang, jenis kelamin kelamin laki-laki sebanyak 10 orang, umur 25-44 tahun 12 orang dan donasi baru 11 orang.

Abstract (English)

Description of Reactive Donor Characteristics in IMLTD Examination at PMI Kabupaten Malang

Blood transfusion is useful for saving the patient's life. In addition, blood transfusions also carry the risk of transmitting diseases to the recipient, such as HIV, Hepatitis B, Hepatitis C and Syphilis. To reduce the transmission of the disease, PMI conducts an examination of Infectious Infections Through Blood Transfusion (IMLTD) on all donor blood samples, so that the blood products produced are safe and without risk. The purpose of this study was to identify the number of IMLTD disease in PMI Malang Regency based on gender, age, and type of donation. This research is descriptive using secondary data from SIMDONDAR in September-November 2020. The data are presented in the form of tables and graphs. The results showed that there were 19 hepatitis B reactive donors (55.8%), male sex 10 (0.22%), age 25-44 years 12 people (0.27%), 11 new donors ( 0.25%). Hepatitis C reactive donors 11 people (32.3%), male sex 6 people (0.13%), age 25-44 years 8 people (0.18%), 8 people donate again (0.18% ). Syphilis reactive donors 4 people (11.7%), male sex 3 people (0.06%), age 25-44 years 3 people (0.06%), 3 people repeat donation (0.06%) . The conclusion of this study is that the most reactive donors are Hepatitis B 19 people, 10 male gender, 12 people 25-44 years old and 11 new donors.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan