Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2021

FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN KETIDAKPATUHAN PESERTA JKN MANDIRI DALAM MEMBAYAR IURAN DI DESA SLOROK KABUPATEN MALANG

Penulis: LINDA AMALIA
NIM: P17430181007
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Eko Rahman Setiawan, SKM., MKM
Tahun: 2021
Tanggal Pengesahan: 2020-12-19
Kode KTI: 9300_610 AMA f-2
Kata Kunci: Iuran, Ketidakpatuhan, Peserta
Bahasa: Bahasa Indonesia

Abstraksi

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertujuan menjamin kesehatan seluruh lapisan masyarakat di Indonesia serta memberi perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi setiap peserta dan atau anggota keluarga lainnya agar terhindar dari resiko sakit terutama sakit biaya mahal. Membayar iuran merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh seluruh peserta program JKN paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. Terdapat sekitar 284.955 orang yang menunggak membayar iuran khusunya peserta mandiri di wilayah Kota Malang pada tahun 2020, dan termasuk Kecamatan Kromengan khususnya di Desa Slorok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketidakpatuhan peserta JKN dalam membayar iuran di Desa Slorok Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang berdasarkan faktor predisposisi (Pendidikan, Pengetahuan, Pendapatan, Pekerjaan) dan faktor pendukung (Tempat pembayaran, jarak menuju tempat pembayaran). Populasi pada penelitian ini sebanyak 1549 KK di Desa Slorok pada bulan September 2020. Dengan sampel 85 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampel. Data disajikan dalam bentuk table distribusi frekuensi, persentase, dan disertai penjelasan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar responden yang tidak patuh dalam membayar iuran JKN adalah responden dengan pendidikan menengah kebawah, pengetahuan yang tinggi namun tidak patuh membayar iuran JKN, pendapatan rendah, dan pekerjaan yang mendapatkan penghasilan yang tidak menentu. Saran diberikan kepada BPJS Kesehatan untuk lebih mensosialisasikan atau memberikan informasi kepada peserta terkait program JKN-KIS, Seperti cara pembayaran, mekanisme pelayanan kesehatan, dan ketentuan sanksi yang diberikan apabila menunggak iuran agar peserta lebih termotivasi untuk patuh dalam membayar iuran JKN.

Abstract (English)

Factors That Lead to Non-Compliance of JKN Mandiri Participants in Paying Fees in Slorok Village, Malang Regency, to Independent Participants in Slorok Village, Kromengan District, Malang Regency

The National Health Insurance Program (JKN) guarantees the health of all levels of society in Indonesia and provides social protection and welfare for each participant and other family members to avoid the risk of illness, especially high costs. Payment of contributions is an obligation that must be carried out by all JKN program participants no later than the 10th of each month. There are around 284,955 people who are in arrears to pay independent participant fees in the City of Malang in 2020, and including Kromengan District, especially in Slorok Village. This study aims to determine the level of certainty of JKN participants in paying contributions in Slorok Village, Kromengan District, Malang Regency based on predisposing factors (education, knowledge, income, occupation) and supporting factors (place of payment, distance of place of payment). The population in this study were 1549 households in Slorok Village in September 2020. With a sample of 85 respondents who were determined using purposive sampling technique. The data is presented in the form of a frequency distribution table, proportion, and explanatory explanation. The results of this study indicate that the majority of respondents who do not comply with JKN contributions are those with lower secondary education, high knowledge, but do not comply with JKN contributions, low income, and jobs that have an uncertain stage. Suggestions are given to BPJS Kesehatan to further socialize or provide information to participants related to the JKN-KIS program, such as payment methods, health services, and the provisions of sanctions for overdue contributions so that participants are more motivated to comply with JKN contributions.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan