Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2021

GAMBARAN KETIDAKPATUHAN MASYARAKAT DALAM MEMBAYAR IURAN JKN PADA PESERTA MANDIRI DI DESA KIDAL DAN KAMBINGAN KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG

Penulis: MEIDYTA PRAVITASARI
NIM: P17430184059
Program Studi: D3 ASURANSI KESEHATAN
Dosen Pembimbing: Rizki Fadila, SE., MSA., Ak
Tahun: 2021
Tanggal Pengesahan: 2021-02-03
Kode KTI: 9300_610 PRA g-4
Kata Kunci: Ketidakpatuhan, Iuran, Peserta
Bahasa: Bahasa Indonesia

Abstraksi

Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bertujuan menjamin kesehatan seluruh lapisan masyarakat di Indonesia serta memberi perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi setiap peserta dan atau anggota keluarganya. Membayar iuran merupakan kewajiban yang harus dilakukan oleh seluruh peserta program JKN paling lambat tanggal 10 setiap bulannya. Terdapat sekitar 284.955 orang yang menunggak membayar iuran khususnya peserta mandiri di wilayah Kota Malang pada tahun 2020, termasuk di Kecamatan Tumpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketidakpatuhan peserta JKN dalam membayar iuran di Desa Kidal dan Kambingan Kecamatan Tumpang berdasarkan faktor pendapatan, pendidikan, dan pengetahuan. Populasi pada penelitian ini yaitu sebanyak 127 KK di Desa Kidal dan Desa Kambingan pada bulan September 2020. Dengan sampel 60 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampel. Data disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, presentase, dan disertai penjelasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang tidak patuh dalam membayar iuran JKN adalah responden dengan pendapatan rendah, pendidikan rendah, dan memiliki pengetahuan yang rendah. Saran diberikan kepada BPJS Kesehatan untuk lebih mensosialisasi atau memberikan informasi kepada peserta terkait program JKN-KIS, seperti cara pembayaran, mekanisme pelayanan kesehatan, dan ketentuan sanksi yang diberikan apabila menunggak iuran agar peserta lebih termotivasi untuk patuh dalam membayar iuran JKN. Dan diharapkan lebih memperluas kerjasama dengan fasilitas kesehatan yang ada di desa terpencil, agar masyarakat sebagai peserta JKN di desa terpencil tetap dapat menjangkau akses pelayanan kesehatan dengan lebih mudah.

Abstract (English)

Description of Community Disobedience in Paying JKN Contribution to Independent Participants in Kidal and Kambingan Villages, Tumpang District Malang district

The National Health Insurance Program (JKN) aims to guarantee the health of all levels of society in Indonesia as well as to provide protection and social welfare for every participant and / or family member. Payment of contributions is an obligation that must be carried out by all JKN program participants no later than the 10th of each month. There are around 284,955 people who are in arrears to pay fees, especially independent participants in the Malang City area in 2020, including in Tumpang District. This study aims to determine the level of non-compliance of JKN participants in paying dues in Kidal and Kambingan Villages, Tumpang District based on income, education, and knowledge factors. The population in this study were 127 households in Kidal Village and Kambingan Village in September 2020. With a sample of 60 respondents who were determined using purposive sampling technique. The data is presented in the form of a frequency distribution table, percentage, and accompanied by an explanation. The results of this study indicate that the majority of respondents who do not comply with JKN contributions are those with low income, low education, and low knowledge. Suggestions are given to BPJS Kesehatan to further socialize or provide information to participants regarding the JKN-KIS program, such as payment methods, health service mechanisms, and provisions for sanctions for overdue contributions so that participants are more motivated to comply with JKN contributions. And it is hoped that further cooperation with existing health facilities in remote villages is expected, so that the community as JKN participants in remote villages can still access health services more easily.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan