Kembali ke Daftar KTI

Cover KTI
tidak tersedia
2021 GAMBARAN PERILAKU REMAJA AKHIR TENTANG PERAWATAN PRAKONSEPSI DI KELURAHAN SUMBERSARI KOTA MALANG
Penulis: Yurenda Aurelia Beautifanny Hartono
NIM: P17311173034
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (Utama) Sumy Dwi Antono, S.Kep, Ns,SH, M.Kes. (Pendamping) Gita Kostania, SST., M.Keb.
Tahun: 2021
Tanggal Pengesahan: 2021-07-02
Kode KTI: 9300_610 HAR g-2
Kata Kunci: Perawatan Prakonsepsi, Perilaku Remaja
Bahasa: Bahasa Indonesia
Abstraksi
Angka pernikahan dini di Kota Malang meningkat setiap tahunnya, namun masalah kesehatan seperti obesitas, KEK, perilaku merokok, seks diluar nikah, masih banyak ditemukan. Maka dari itu pada fase ini penting untuk mulai untuk merencanakan dan mempersiapkan masa depan salah satunya lewat perawatan prakonsepsi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perilaku remaja akhir tentang perawatan prakonsepsi di Kelurahan Sumbersari, Kota Malang. Desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survey dan didapatkan 70 sampel secara purpossive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan kuesioner perilaku prakonsepsi yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas secara daring. Hasil analisis menggunakan teknik analisa data deskriptif menunjukkan bahwa perawatan prakonsepsi pada remaja akhir sebagian besar berada pada kategori “cukup” dengan presentase 53,3% pada remaja akhir laki-laki dan 60% pada remaja akhir perempuan. Dari penelitian dapat disimpulkan bahwa perilaku perawatan prakonsepsi pada remaja akhir masih cukup yang artinya perilaku masih memerlukan perbaikan. Hal ini disebabkan oleh faktor predisposisi, rendahnya kesadaran dan tanggung jawab kesehatan dan minimnya literasi. Usaha yang dapat dilakukan yakni melalui optimalisasi peran peer group di kelas remaja, posyandu remaja, dan memperbanyak webinar dengan topik kesehatan remaja.
Abstract (English)
An Overview of Late Adolescent PreconceptionCare Behavior in Sumbersari, Malang
The number of early marriages in Malang City increases every year, but health problems such as obesity, CED, smoking and drinking alcohol behavior, premarital sex, are still common. Thus, at this phase it is important to start planning and preparing for the future, one of which is through preconception care The purpose of this study is to describe the late adolescents behaviour regarding preconception care in Sumbersari, Malang.. The design of this research is descriptive quantitative with a survey approach and obtained 70 samples by using purposive sampling. Data of this study was collected by online based questionnaires. Analisys procedure was using descriptive data analysis techniques and the result showed that preconception care in late adolescence was mostly in the "enough" category with 53.3% in boys and 60% in girls late adolescents. From the research, it can be concluded that the behavior of preconception care in late adolescence is still sufficient, which means that the behavior still needs improvement. This is caused by predisposing factors, low awareness and responsibility for health and lack of literacy. Efforts that can be made are through optimizing the role of peer groups in youth classes, youth posyandu, and increasing webinars with the topic of adolescent health.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.