Kembali ke Daftar KTI

Cover KTI
tidak tersedia
2021 GAMBARAN PERILAKU WANITA USIA SUBUR (WUS) RISIKO TINGGI DALAM PERAWATAN PRAKONSEPSI DI DESA WONOREJO KECAMATAN SINGOSARI KABUPATEN MALANG
Penulis: DEWI WARDHA IMANIA
NIM: P17311171004
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (Utama) Dr. Siti Asiyah, S.Kep., Ns., M.Kes (Pendamping) Tarsikah, S.Si.T., M.Keb
Tahun: 2021
Tanggal Pengesahan: 2021-07-08
Kode KTI: 9300_610 IMA g
Kata Kunci: Perawatan Prakonsepsi, Perilaku, WUS Risiko Tinggi
Bahasa: Bahasa Indonesia
Abstraksi
Wanita usia subur (WUS) risiko tinggi memiliki proporsi terjadinya kematian sebesar 28% akibat kondisi medis yang dimiliki dan akan memburuk apabila terjadi kehamilan. Perilaku yang kurang baik dan tidak dilaksanakannya perawatan prakonsepsi akan memperburuk hal tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui gambaran perilaku WUS risiko tinggi dalam perawatan prakonsepsi di Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Desain penelitian yaitu deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei, populasi sebanyak 68 WUS risiko tinggi, teknik sampling menggunakan purposive sampling dan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 43 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner perilaku dalam perawatan prakonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan perilaku WUS risiko tinggi dalam mendapatkan informasi persiapan kesehatan prakonsepsi tergolong cukup (72,1%), perilaku pencegahan dan penanggulangan anemia tergolong kurang (90,7%), ketepatan pengaturan jarak kehamilan tergolong cukup (41,9%), dan ketepatan penggunaan kontrasepsi rasional tergolong baik (60,5%). Peningkatan upaya promotif dan preventif dalam perbaikan perilaku perawatan prakonsepsi pada WUS risiko tinggi diperlukan untuk menyiapkan kehamilan sehat di masa mendatang.
Abstract (English)
Preconception Care Behavior among Women of Reproductive Age whom at High-Risk in Desa Wonorejo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang
Women of childbearing age whom at high-risk have 28% proportion of death caused by pre-existing medical conditions aggravated by the pregnancy. Poor behavior and not carrying out preconception care will make this worse. The purpose of this study is to describe the behavior of high-risk women of childbearing age in preconception care in Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. The research design is descriptive quantitative using survey approach, with the population of 68 high-risk women of childbearing age, using purposive sampling with a total sample of 43 respondents who fulfilled the inclusion criteria. The instrument that is used is behavioral questionnaire in preconception care. The results showed that the behavior of high-risk women of childbearing age in obtaining preconception health preparation information was sufficient (72.1%), anemia prevention and control behavior was poor (90,7%), the accuracy in spacing pregnancy was sufficient (41.9%), and the accuracy of rational contraceptive use was good (60.5%). Increasing promotive and preventive attempt in improving preconception care behavior in high-risk women of childbearing age are needed to prepare healthy pregnancies in the future.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.