2021
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Pendahuluan: Menstruasi adalah gejala periodik pelepasan darah dan mukosa jaringan dalam rahim akibat sel ovum tidak dibuahi. Saat menstruasi berlangsung biasanya terdapat gangguan seperti dismenorea primer yang merupakan gangguan berupa rasa nyeri pada perut bagian bawah yang dapat menjalar ke punggung hingga paha serta menimbulkan kecemasan. Chamomile merupakan salah satu obat herbal yang digunakan sebagai terapi dismenorea primer karena tidak memiliki efek negative pada tubuh dan tidak menimbulkan ketergantungan obat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan pengaruh chamomile terhadap penurunan Dismenorea Primer pada remaja putri. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah study literature yang didapatkan dari jurnal dengan tahun publikasi 2011-2021 yang menggunakan design studi Systematic Review, Randomized Control Trial dan Quassi-experimental dari databased PubMed, Science Direct, Cochrane, Google Scholar, dan DOAJ yang telah terindeks serta menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur yaitu “effect Chamomile”, “Dysmenorrhea”, “Primary Dismenorhea”,“Teenager”. Hasil: Ditemukan sebanyak 10 jurnal yang menunjukkan adanya pengaruh chamomile terhadap penurunan gejala dismenorea primer yang meliputi rasa nyeri dan kecemasan. Hasil penelitian didapatkan rata-rata literatur penelitian menunjukkan hasil yang signifikan yakni p<0,05 hal ini menunjukkan bahwa chamomile efektif digunakan sebagai alternative untuk terapi dismenorea primer. Kesimpulan: Chamomile terbukti mampu menurunkan dismenorea primer baik pada gejala fisik yang meliputi rasa nyeri dan gejala psikologis yaitu kecemasan.
Abstract (English)
The Effect of Chamomile on Decreasing Primary Dysmenorrhea in Adolescent Girls
Introduction: Menstruation is a periodic symptom of the release of blood and mucosal tissue in the uterus due to unfertilized ovum cells. During menstruation there are usually disorders such as primary dysmenorrhea which is a disorder in the form of pain in the lower abdomen that can radiate to the back to the thighs and cause anxiety. Chamomile is one of the herbal medicines used as primary dysmenorrhea therapy because it does not have a negative effect on the body and does not cause drug dependence. Objective: This study aimed to demonstrate the effect of chamomile on the reduction of primary dysmenorrhea in adolescent girls. Methods: The method used in this research is a literature study obtained from journals with the publication year 2011-2021 using study design Systematic Review, Randomized Control Trial and Quasi-Experimental from the PubMed, Science Direct, Cochrane, Google Scholar, and DOAJ. indexed and using inclusion and exclusion criteria. The keywords used in the literature search were “Chamomile effect”, “Dysmenorrhea”, “Primary Dysmenorrhea”, “Teenager”. Results: There were 10 journals that showed the effect of chamomile on the reduction of primary dysmenorrhea symptoms including pain and anxiety. The results showed that the average research literature showed significant results p <0.05, this indicates that chamomile is effectively used as an alternative for primary dysmenorrhoea therapy. Conclusion: Chamomile has been able to reduce primary dysmenorrhea both in physical symptoms which include pain and anxiety.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.