Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2021

PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUANTITAS DAN KUALITAS TIDUR BAYI

Penulis: ICHA ROICHATUL JANNAH
NIM: P17311173033
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEBIDANAN
Dosen Pembimbing: (Utama) Herawati Mansur, SST., M.Psi (Pendamping) Gita Kostania, SST., M.Keb
Tahun: 2021
Tanggal Pengesahan: 2021-07-07
Kode KTI: 9300_610 JAN t-2
Kata Kunci: Pijat Bayi, kualitas tidur, kuantitas tidur bayi
Bahasa: Bahasa Indonesia

Abstraksi

Masih banyak kejadian masalah tidur hampir di seluruh dunia yang dialami oleh bayi. Masyarakat khususnya ibu yang memiliki bayi dan keluarga masih belum mengetahui pentingnya fungsi istirahat dan tidur pada bayinya. Sementara itu, apabila kondisi ini tidak dicegah dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan otak anak berpengaruh buruk yang akan mengakibatkan penurunan kualitas generasi penerus. Salah satu upaya memperbaiki gangguan tidur bayi bidan berupaya selalu mengajarkan cara pijat bayi kepada ibu agar bayi sejak awal memiliki kualitas dan kuantitas tidur yang cukup. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kuantitas dan kualitas tidur bayi. Metode yang digunakan adalah Literature Review yang didapatkan dari Pubmed dan Google Scholar dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur yaitu “Baby”, ”Massage”, “Sleep”. Dari 14 artikel ilimiah ditemukan bahwa pijat bayi memiliki banyak manfaat dan dapat diterapkan sesuai kebutuhan. Responden pada literatur review yaitu bayi dengan usia 1-12 bulan. Sebagian besar artikel imliah mengatakan bahwa bayi setelah dilakukan pemijatan dapat meningkatan kualitas dan kuantitas tidur bayi karena pijat bayi dapat merangsang hormon endorfin dan hormon serotonin. Sedangkan satu artikel mengatakan bahwa tidak ada pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi. Hal ini dapat disebabkan telah terpenuhi faktor yang dapat meningkatkan kualitas tidur selain stimulasi pijat bayi. Maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan pada peningkatan kuantitas dan kualitas tidut bayi usia 1-12 bulan antara sebelum dilakukan dan sesudah dilakukan intervensi pijat. Dari hasil telaah dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat bayi dengan kuantitas tidur bayi sehingga bidan dapat menedukasikan masyarakat tentang pentingnya pijat bayi

Abstract (English)

The Effect of Infant Massage on the Quantity and Quality of Infant Sleep

There are still many occurrences of sleep problems in almost all over the world experienced by infants and cases of sleep disorders in infants. People, especially mothers who have babies and their families, still do not know the importance of rest and sleep for their babies. Meanwhile, if this condition is not prevented, it can have a bad influence on the growth and development of the child's brain which will result in a decrease in the quality of the next generation. One of the efforts to improve infant sleep disturbances, midwives always try to teach mothers how to massage babies so that babies from the beginning have sufficient quality and quantity of sleep. The purpose of this study was to determine the effect of infant massage on the quantity and quality of infant sleep. The method used is a literature review obtained from Pubmed and Google Scholar using inclusion and exclusion criteria. The keywords used in the literature search were “Baby”, “Massage”, “Sleep”. From 14 scientific articles it was found that baby massage has many benefits and can be applied as needed. Respondents in the literature review are infants aged 1-12 months. Most scientific articles say that babies after massage can improve the quality and quantity of baby sleep because baby massage can stimulate endorphins and serotonin hormones. While one article said that there was no effect of baby massage on baby's sleep quality. This can be due to the fact that factors that can improve sleep quality have been fulfilled in addition to stimulation of baby massage. So it can be concluded that there is a difference in the increase in the quantity and quality of sleep of infants aged 1-12 months between before and after the massage intervention. From the results of the study it can be concluded that there is an effect of baby massage on the quantity of baby sleep so that midwives can educate the public about the importance of baby massage.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo đź‘‹

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan