2021
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Jamu adalah obat tradisional yang digunakan secara turun- temurun berdasarkan pengalaman dan dapat diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Salah satu jamu yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat adalah jamu pegal linu. Minat masyarakat yang besar terhadap produk jamu sering kali disalahgunakan oleh produsen jamu yang memungkinkan menambahkan BKO (Bahan Kimia Obat). Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui kadar deksametason yang terkandung dalam jamu pegal linu. Dalam penelitian ini digunakan 3 sampel jamu yang beredar di pasar Ngadiluwih Kediri. Penetapan kadar deksametason pada sampel menggunakan metode spektrofotometri Uv-Visible pada Panjang gelombang 231 nm. Didapatkan kadar deksametason sampel 1,2 dan 3 adalah sebesar 6,44 ppm; 7,69 ppm; 4,99 ppm.
Abstract (English)
Analysis of Dexamethasone Medicinal Chemicals in Rheumatic Pain Herbal at the Ngadiluwih Market with Uv-Vis Spectrophotometry Method
Herbal medicine is a traditional medicine that is used for generations based on experience and can be applied in accordance with the norms prevailing in society. One of the herbs that is widely consumed by the community is rheumatic pain herbal (jamu pegal linu). Public interest in herbal medicine products is often abused by herbal medicine manufacturers who allow adding BKO (Medicinal Chemicals). The purpose of this study is to know the levels of dexamethasone contained in herbal medicine. In this study, 3 samples of herbal medicine were used in Ngadiluwih Kediri market. Determination of dexamethasone levels in samples using the Uv-Visible spectrophotometry method at Wavelengths of 231 nm. Obtained dexamethasone sample levels of 1.2 and 3 is 6.44 ppm; 7.69 ppm; 4.99 ppm.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.