Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2024

ANALISIS PARASETAMOL PADA SEDIAAN JAMU PEGAL LINU DI TOKO JAMU DAERAH PASAR BESAR KOTA MALANG MENGGUNAKAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS (KLT)

Penulis: PUSPITA NUR ROCHMA
NIM: P17120214074
Program Studi: D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Muh. Hasan Wattiheluw, S.Farm., M.Farm., Apt
Tahun: 2024
Tanggal Pengesahan: 2024-06-14
Kode KTI: 9300_610 ROC a-10
Kata Kunci: Jamu Pegal Linu, Parasetamol, Kromatografi Lapis Tipis
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

Bahan Kimia Obat merupakan hasil isolasi atau sintetik berkhasiat obat yang tidak boleh digunakan dan tidak boleh terkandung dalam obat tradisional berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No.007 tahun 2012 tentang registrasi obat tradisional. Penggunaan bahan kimia obat pada obat tradisional masih marak ditemui terutama pada jamu, salah satu bahan kimia obat yang ditambahkan dalam jamu pegal linu yaitu parasetamol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis ada atau tidaknya kandungan Bahan Kimia Obat parasetamol pada jamu pegal linu yang dijual di toko jamu daerah Pasar Besar Kota Malang menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Penelitian ini dilakukan menggunakan fase gerak yaitu pelarut kloroform:etanol (90:10) dan menggunakan fase diam berupa plat silika gel GF 254 nm. Hasil uji KLT menunjukkan bahwa dari 6 sampel jamu pegal linu ditemukan 2 sampel positif mengandung BKO Parasetamol pada sampel dengan kode RB dan TBB. Hal tersebut diketahui dari bercak noda yang dihasilkan dan nilai Rf yang sama pada sampel,kontrol positif dan standar parasetamol. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jamu pegal linu yang dijual di toko jamu daerah Pasar Besar Kota Malang terdapat 2 dari 6 sampel yang positif mengandung BKO Parasetamol dengan kode RB dan TBB dan nilai Rf yang dihasilkan yaitu kode RB 0,35 dan TBB 0,4.

Abstract (English)

Medicinal chemicals are isolated or synthetic products with medicinal properties that cannot be used and cannot be contained in traditional medicines based on Minister of Health Regulation No.007of 2012 concerning registration of traditional medicines. The use of medicinal chemicals in traditional medicine is still widespread, especially in herbal medicine, one of the medicinal chemicals added to herbal medicine for stiffness is paracetamol. The aim of this research is to determine and analyze whether or not there is a chemical substance containing paracetamol in herbal medicine for aches and pains sold in herbal medicine shops in the Pasar Besar area of Malang City using the Thin Layer Chromatography (TLC) method. This research was carried out using a mobile phase, namely the solvent chloroform: ethanol (90:10) and using a stationary phase in the form of a 254 nm GF silica gel plate. The TLC test results showed that of the 6 samples of herbal medicine for aches and pains, 2 samples were found positive for containing BKO Paracetamol in samples with codes RB and TBB. This can be seen from the stains produced and the same Rf value in the sample, positive control and paracetamol standard. From the research results, it can be concluded that the herbal medicine sold in the Pasar Besar area of Malang City has 2 of the 6 samples that are positive for containing BKO Paracetamol with codes RB and TBB and the resulting Rf values are code RB 0,35 and TBB 0,4.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan