Kembali ke Daftar KTI
2024 KESESUAIAN POLA MENU, STANDAR PORSI, DAN DAYA TERIMAMAKANAN PADA SANTRI DI SMK MODERN AL-RIFA’IE GONDANGLEGI
Penulis: AULIA KHANSA NABILA
NIM: P17110213056
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZ
Dosen Pembimbing: Dr. Yohannes Kristianto, GrandDipFoodSci, MFT
Tahun: 2024
Tanggal Pengesahan: 0000-00-00
Kode KTI: 9300_610 NAB k-2
Kata Kunci: Pola Menu, Standar Porsi, Daya Terima Makanan
Bahasa: INDONESIA
Abstraksi
Pondok pesantren merupakan salah satu tempat untuk mendidik agar santri-santri menjadi orang berakhlak mulia dan memiliki kecerdasan yang tinggi guna menjadi generasi penerus pembangunan yang perlu mendapat perhatian khusus terutama kesehatan dan pertumbuhannya. Salah satu aspek yang mendukung hal tersebut adalah pemenuhan makanan dengan kebutuhan gizi yang cukup, menu seimbang dan besar porsi yang sesuai bagi para santri.
Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan metode observasional deskriptif.
Hasil : Seluruh menu makan sore yang disajikan di asrama SMK Modern AlRifa’ie masih dalam kategori kurang/tidak seimbang karena hanya terdiri 2 sampai 3 komponen saja yang disajikan dalam satu kali makan. Besar porsi dari menu makan sore yang disajikan tidak sesuai atau <90% dengan besar porsi yang dianjurkan. Selain itu, daya terima makanan secara keseluruhan dalam kategori baik.
Kesimpulan : Pola menu makan sore dalam penyelenggaraan makan di SMK Modern Al-Rifa’ie 2 termasuk dalam kategori tidak seimbang. Standar porsi yang disajikan untuk makanan pokok termasuk dalam kategori sesuai, sedangkan lauk hewani, lauk nabati dan sayur tidak sesuai dengan Pedoman Gizi Seimbang. Selain itu, daya terima makanan sebagian besar dalam kategori baik terdapat pada makanan pokok, lauk hewani, dan lauk nabati. Sedangkan sayur memiliki kategori daya terima makan kurang.
Abstract (English)
Islamic boarding school is one of the places to educate the nurses to be noble people and have a high intelligence in order to be the next generation of development who need to receive special attention especially their health and growth. One aspect that supports this is the filling of food with adequate nutritional requirements, a balanced menu and large portions suitable for the studentsi.
Methods: This research includes a type of qualitative research with descriptive observationalmethods.
Result: The whole afternoon menu served at the hostel of SMK Modern Al-Rifa’ie is still in the category of less/unbalanced because it consists only of 2 to 3 components served in one meal. Besides, the overall food receptivity is in good category.
Conclusion: The afternoon menu pattern in the maintenance of a meal at SMK
Modern Al-Rifa’ie 2 belongs to the uneven category. The standard portions served for raw foods are in the appropriate category, whereas animal, vegetable and vegetable saucers do not comply with the Balanced Nutrition Guidelines. Moreover, food intake is mostly in the category of either raw food, animal saucer, and vegetables. Whereas vegetables have a less nutritional intake category.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.