Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2024

GAMBARAN KONSUMSI PROTEIN DAN VITAMIN A PADA BALITA STUNTING DI PUSKESMAS DINOYO MALANG

Penulis: Destiana Nilasari
NIM: P17110213060
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Fifi Luthfiyah, SST., M.Kes
Tahun: 2024
Tanggal Pengesahan: 2024-06-07
Kode KTI: 9300_610 NIL g-3
Kata Kunci: Balita Stunting, Asupan Protein, Asupan Vitamin A
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

Stunting merupakan kondisi pada anak dengan gangguan gagal tumbuh atau terlambat tumbuh atau keterlambatan karena kekurangan gizi kronis yang dimuali sejak dalam kandungan ibu selama 100 hari pertama hingga usia 23 bulan (baduta). Faktor penyebab dari stunting adalah pola asuh yang kurang baik, hambatan akses rumah tangga untuk makanan yang bergizi, hambatan akses terhadap air bersih dan sanitasi, serta penyakit infeksi. Protein adalah zat gizi yang amat penting untuk anak stunting. Pada anak stunting yang kekurangan protein tidak hanya terancam gagal tumbuh, tapi juga lebih mudah kehilangan massa otot, mengalami patah tulang, serta terkena penyakit infeksi (Soesanti Harini Hartono, 2020). Asupan Vitamin A merupakan mikronutrien yang berkontribusi dengan kejadian stunting pada anak usia 12-60 bulan. Berdasarkan Latar Belakang tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan peneliti bermaksud Gambaran Riwayat konsumsi Protein dan Vitamin A Pada Balita Stunting Di Puskesmas Dinoyo Malang. Penelitian yang akan dilakukan dengan jenis Penelitian Kualitatif dengan metode Observasional Analitik, desain cross-sectional. Hasil penelitian Menunjukkan Karakteristik usia anak stunting usia 0-23 bulan memiliki prevalensi stunting lebih tinggi, asupan protein menunjukkan bahwa konsumsi protein pada 35,5% makanan anak-anak mengalami defisiensi, Asupan vitamin a menunjukkan bahwa konsumsi vitamin a tertinggi pada kelompok usia 10 tahun (66,6%), dengan prevalensi lebih tinggi di wilayah Dinoyo, Penelitian gambaran asupan konsumsi zat gizi protein dan vitamin A pada balita balita stunting.

Abstract (English)

Stunting is a condition in children with failure to grow or delayed growth or delay due to chronic malnutrition which begins in the mother's womb for the first 100 days until the age of 23 months (baduta). The causative factors of stunting are poor parenting, barriers to household access to nutritious food, barriers to access to clean water and sanitation, and infectious diseases. Protein is a very important nutrient for stunted children. Stunted children who lack protein are not only threatened with growth failure, but also more easily lose muscle mass, experience bone fractures, and are exposed to infectious diseases (Soesanti Harini Hartono, 2020). Vitamin A intake is a micronutrient that contributes to the incidence of stunting in children aged 12-60 months. Based on this background, the researcher is interested in conducting a researcher with the aim of describing the history of protein and vitamin A consumption in stunted toddlers at the Dinoyo Health Center in Malang. The research will be conducted with the type of Qualitative Research with Analytical Observational method, cross-sectional design. The results showed that the age characteristics of stunted children aged 0-23 months had a higher prevalence of stunting, protein intake, and vitamin A consumption.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan