2024
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Dalam meningkatkan penerapan higiene sanitasi jasaboga, salah satu upaya yang
dapat dilakukan adalah dengan pemberian penyuluhan. Faktor personal menjadi
salah satu penentu kualitas, faktor ini terdiri dari karakteristik, pengetahuan, dan
sikap penjamah makanan. Faktor fisik dalam higiene sanitasi digunakan sebagai
acuan dalam penerapannya dengan memeriksa sarana prasarana katering
jasaboga di Senjani Kitchen Kota Malang, yang mana sesuai dengan Permenkes
RI nomor 1096/Menkes/PER/VI/2011 tentang higiene sanitasi jasaboga.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-eksperimental dengan desain one
group pretest-posttest. Penelitian ini memberikan test di awal sebelum diberikan
penyuluhan dan setelah penyuluhan akan diberikan test akhir dengan penjamah
makanan sebagai sampel yang berjumlah 6 orang. Penelitian ini dilaksanakan
pada bulan Desember 2023 hingga Januari 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara pengetahuan dan
sikap tenaga penjamah makanan saat sebelum diberikan penyuluhan dan setelah
diberikan penyuluhan. Terdapat peningkatan pengetahuan responden ditandai
dengan sebelumnya kategori baik 33,33% dan kurang 66,66% menjadi baik 100%.
Peningkatan sikap responden ditandai dengan sebelumnya kategori baik 50% dan
kurang 50% menjadi baik 100%. Senjani Kitchen Kota Malang tergolong dalam
jasaboga golongan A2. Pada saat sebelum penyuluhan didapatkan skor 63 dan
saat setelah diberikan penyuluhan skor meningkat menjadi 70. Kriteria jasaboga
A2 yang masih perlu ditingkatkan lagi yaitu pintu dibuat menutup sendiri dengan
membuka kedua arah dan dipasang alat menahan lalat dan bau-bauan serta
pintu dapur yang berhubungan keluar membuka ke arah luar, ruangan bersih
dari barang yang tidak berguna dan disimpan di gudang, dan fasilitas bak pencuci
ditambah menjadi 3 bak pencuci.
Abstract (English)
In improving the implementation of food service sanitation hygiene, one of the
efforts that can be made is by providing education. Personal factors are one of the
determinants of quality, these factors consist of the characteristics, knowledge and
attitudes of food handlers. Physical factors in hygiene sanitation are used as a
reference in its application by examining the food service catering infrastructure at
Senjani Kitchen in Malang City, which is in accordance with the Republic of
Indonesia Minister of Health Regulation number 1096/Menkes/PER/VI/2011
concerning food service hygiene sanitation.
This research uses a pre-experimental type of research with a one group pretestposttest
design. This research provides an initial test before being given counseling
and after the counseling a final test will be given with food handlers as a sample of
6 people. This research was carried out from December 2023 to January 2024.
The results of the research show that there are differences between the knowledge
and attitudes of food handlers before being given counseling and after being given
counseling. There was an increase in respondents' knowledge, marked by the
previous category being 33.33% good and 66.66% poor to 100% good. The
improvement in respondents' attitudes was marked by the previous category being
50% good and less than 50% becoming 100% good. Senjani Kitchen, Malang City,
is classified as food service class A2, Before the counseling, the score was 63 and
after the counseling was given, the score increased to 70. The A2 catering criteria
that still need to be improved is that the door is made to close itself by opening in
both directions and a device to prevent flies and odors is installed and the kitchen
door that connects to the outside opens. Towards the outside, the room is cleaned
of items that are not useful and stored in the warehouse, and the washing tub
facilities have been increased to 3 washing tubs.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.