2024
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
tidak turun sama sekali di Indonesia 8,6%, yang seringkali tidak menunjukkan gejala pata tahap awal sehingga beberapa faktor risiko, seperti usia, jenis kelamin, genetik, status gizi, aktivitas fisik, alkohol, konsumsi sayur dan buah, serta makanan berlemak diduga penyebab kanker koloretal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan faktor risiko penyebab kanker kolorektal (KKR) di RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 60 responden yang dibagi dua kelompok kasus dan kontrol. Hasil penelitian ini usia >45 tahun berisiko 1,158 kali terkena kaker kolorektal dengan hubungan tidak signifikan, jenis kelamin maupun perempuan memiliki resiko yang sama terkena kanker kolorektal, riwayat keluarga kanker berisiko 0,423 terkena kanker kolorektal dengan hubungan keduanya tidak signifikan, status gizi tidak normal berisiko 0,667 kali terkena kanker kolorektak dengan hubungan keduanya tidak signifikan, jarang melakukan aktivitas fisik berisiko 0,872 kali terkena kanker kolorektal dengan hubungan antar variabel tidak signifikan. Perilaku merokok berisiko 1,818 terkena kanker kolorektal dengan hubungan antar variabel tidak signifikan, konsumsi alkohol berisiko 1,8 kali terkena kanker kolorektal dengan hubungan antar variabel tidak signifikan, konsumsi sayur yang jarang berisiko 0,266 kali terkena kanker kolorektal dengan hubungan antar variabel signifikan, konsumsi buah yang jarang berisiko 0,152 kali terkena kanker kolorektal dengan hubungan antar variaber signifikan, dan konsumsi makanan berlemak yang sebering berisiko 5,688 kali terkena kanker kolorektal dengan hubungan antar variabel signifikan.
Abstract (English)
Colorectal cancer is a type of cancer whose presentation does not decrease at all in Indonesia at 8.6%, which often does not show symptoms in the early stages so that several risk factors, such as age, gender, genetics, nutritional status, physical activity, alcohol consumption, vegetables and fruit, as well as fatty foods are thought to cause colorectal cancer. The aim of this research is to determine the relationship between risk factors causing colorectal cancer (CRC) at RSUD dr. Saiful Anwar Malang. This research is a quantitative research with an analytical observational design with a cross sectional approach. The sample in this study consisted of 60 respondents divided into two groups, cases and controls. The results of this study: those aged >45 years had a 1.158 times risk of developing colorectal cancer with an insignificant relationship, both sexes and women had the same risk of developing colorectal cancer, a family history of cancer had a 0.423 risk of developing colorectal cancer with an insignificant relationship between the two, abnormal nutritional status had a risk of 0.667 times of getting colorectal cancer with the relationship between the two variables being insignificant, rarely doing physical activity has a risk of 0.872 times getting colorectal cancer with the relationship between the variables being not significant. Smoking behavior carries a 1.818 risk of developing colorectal cancer with an insignificant relationship between variables, alcohol consumption has a 1.8 times risk of developing colorectal cancer with an insignificant relationship between variables, infrequent vegetable consumption has a 0.266 times risk of developing colorectal cancer with a significant relationship between variables, low fruit consumption rarely has a 0.152 times risk of developing colorectal cancer with a significant relationship between variables, and frequent consumption of fatty foods has a 5.688 times risk of developing colorectal cancer with a significant relationship between variables.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.