2024
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Prevalensi stunting di Kota Batu sebesar 14,34% tahun 2022. Dengan angka target prevalensi stunting sebesar 14%. Salah satu cara pencegahan stunting adalah dengan pemberian makanan tambahan (PMT) yang dapat memenuhi kebutuhan gizi harian anak. Tepung kedelai dan ikan merupakan sumber protein yang dapat mencegah terjadinya stunting. Ikan lele merupakan komoditas pangan lokal di desa Oro-oro Ombo untuk itu dalam penelitian ini bermanfaat untuk pencegahan stunting dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah didapatkan dan murah.
Tujuan dari penelitian : Meningkatkan pengetahuan tentang stunting dan PMT pada pangan lokal di Desa Oro-oro Ombo.
Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre Eksperimental dengan desain penelitian One Group Pre-test Post-test. Variabel yang diukur dalam penelitian ini ialah pengetahuan kader sebelum dan sesudah penyuluhan.
Hasil : Hasil Analisis uji Paired sample T-test menunjukkan hasil Uji Paired Sample T-Test yaitu p value 0.000 (<0.05) dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan terhadap pengetahuan kader posyandu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Pengolahan PMT dengan memanfaatkan bahan pangan lokal tidak hanya membantu mencegah terjadinya stunting, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat
Abstract (English)
The prevalence of stunting in Batu City is 14.34% in 2022. With a target stunting prevalence rate of 14%. One way to prevent stunting is by providing additional food (PMT) that can meet children's daily nutritional needs. Soy flour and fish are sources of protein that can prevent stunting. Catfish is a local food commodity in Oro-oro Ombo village, therefore this research is useful for the prevention of stunting by utilizing local food ingredients that are easily available and cheap.
Research objectives: Increase knowledge about stunting and PMT on local food in Oro-oro Ombo Village.
Methods: This study used Pre-Experimental research type with One Group Pre-test Post-test research design. The variable measured in this study is the knowledge of cadres before and after counseling.
Results: The results of the Paired Sample T-Test analysis show that the p value is 0.000 (<0.05), it can be concluded that there is a significant difference in the knowledge of posyandu cadres before and after counseling. Processing PMT by utilizing local food ingredients not only helps prevent stunting, but also opens up new economic opportunities for the community.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.