Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2024

PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN SIKAP SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN GIZI DENGAN MEDIA LEAFLET DAN POWER POINT PADA REMAJA PUTRI IPPNU TENTANG PENCEGAHAN STUNTING DI DESA TEMPUREJO KECAMATAN WATES KABUPATEN KEDIRI

Penulis: NANA HAMIDAH
NIM: P17111235007
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman Supariasa, MPS
Tahun: 2024
Tanggal Pengesahan: 2024-06-11
Kode KTI: 9300_610 HAM p-2
Kata Kunci: Stunting, Remaja Putri
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

Stunting adalah kondisi pada balita yang tidak dapat bertumbuh dan berkembang karena kekurangan gizi kronis, sehingga balita menjadi lebih pendek dari usianya. Bentuk dari komunikasi dalam pencegahan stunting pada remaja dapat dilakukan melalui kegiatan penyuluhan. Penyuluhan pada hakikatnya merupakan suatu pendidikan non formal kepada sasaran menjadi tahu, mau dan mampu memecahkan masalah hingga mengubah sikap seseorang menjadi lebih rasional, baik secara individu maupun kelompok untuk meningkatkan kesejahteraan diri, keluarga dan Masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah penyuluhan gizi dengan media leaflet dan power point pada remaja putri IPPNU tentang pencegahan stunting di Desa Tempurejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Desain yang digunakan yaitu Pre Eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling sebanyak 20 remaja putri. Uji statistic yang digunakan yaitu Uji Wilcoxon untuk menganalisis perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan tingkat signifikansi α<0,05 dan Uji Paired Sample t-Test untuk menganalisis perbedaan sikap sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan pengetahuan remaja putri sebelum diberikan penyuluhan (mean = 49,75) dan sesudah diberikan penyuluhan (mean = 84,75) dengan p value = 0,000 (α<0,05) dan terdapat perbedaan sikap remaja putri sebelum diberikan penyuluhan (mean = 48,90) dan sesudah diberikan penyuluhan (86,65) dengan p value = 0,000 (α<0,05). Dapat disimpulkan terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah penyuluhan gizi dengan media leaflet dan power point pada remaja putri IPPNU tentang pencegahan stunting di Desa Tempurejo Kecamatan Wates Kabupaten Kediri.

Abstract (English)

DIFFERENCES IN KNOWLEDGE AND ATTITUDES BEFORE AND AFTER NUTRITION COUNSELING USING LEAFLET AND POWERPOINT MEDIA TO IPPNU ADOLESCENT WOMEN REGARDING STUNTING PREVENTION IN TEMPUREJO VILLAGE, WATES DISTRICT, KEDIRI REGENCY

Stunting is a condition in toddlers who are unable to grow and develop due to chronic malnutrition so toddlers become shorter than their age. The form of communication in preventing stunting in teenagers can be done through outreach activities. Counseling is essentially non-formal education aimed at becoming knowledgeable, willing, and able to solve problems and change a person's attitude to become more rational, both individually and in groups to improve the welfare of oneself, family, and society. This research aims to analyze differences in knowledge and attitudes before and after nutrition education using leaflets and power points for IPPNU adolescent girls regarding stunting prevention in Tempurejo Village, Wates District, Kediri Regency. The design used is pre-experimental with a one-group pretest-posttest design approach. The sampling technique used in this research was purposive sampling of 20 young women. The statistical tests used are the Wilcoxon Test to analyze differences in knowledge before and after being given counseling with a significance level of α<0.05 and the Paired Sample t-test to analyze differences in attitudes before and after being given counseling. The results of this research are that there are differences in the knowledge of young women before being given counseling (mean = 49.75) and after being given counseling (mean = 84.75) with p-value = 0.000 (α<0.05) and there are differences in the attitudes of young women before given counseling (mean = 48.90) and after being given counseling (86.65) with p-value = 0.000 (α<0.05). It can be concluded that there are differences in knowledge and attitudes before and after nutrition education using leaflets and power points for IPPNU young women regarding stunting prevention in Tempurejo Village, Wates District, Kediri Regency
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan