2024
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Fenomena saai ini penerapan program edukasi belum spesifik pada manajemen diri penderita diabetes. Edukasi yang tidak memadai mengenai manajemen diri DM menyebabkan penderita DM kesulitan mengelola gula darah sehingga mengakibatkan fluktuasi tidak terkendali seperti hiperglikemia dan hipoglikemia. Hal ini meningkatkan risiko komplikasi diabetes. Kadar gula darah yang tinggi menggangu sirkulasi darah dan fungsi pembuluh darah sehingga mempengaruhi nilai Ankle Brachial Index. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh program DSME terhadap kadar glukosa darah dan Ankle Brachial Index pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Bendilwungu Kabupaten Tulungagung. Penelitian menggunakan Quasi Experimental dengan Pre-Post Test Design. Sampel penelitian 44 responden dengan teknik Accidental Sampling. Variabel independent program DSME dan variabel dependent kadar glukosa darah dan ABI pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Bendilwungu. Berdasarkan uji Mann- Whitney nilai gula darah puasa didapatkan nilai (p = 0.009) dan ABI (p = 0.024), terdapat pengaruh program DSME terhadap kadar glukosa darah dan ABI pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Bendilwungu. Diharapkan program DSME diberikan dengan lebih sistematis dan berkesinambungan dengan menggunakan metode edukasi yang lebih menarik.
Abstract (English)
The current phenomenon is that the implementation of educational programs has not been specific to the self-management of diabetics. Inadequate education regarding DM self-management causes DM patients to have difficulty managing blood sugar, resulting in uncontrolled fluctuations such as hyperglycemia and hypoglycemia. This increases the risk of diabetic complications. High blood sugar levels interfere with blood circulation and blood vessel function, affecting the Ankle Brachial Index value. The purpose of this study was to analyze the effect of the DSME program on blood glucose levels and Ankle Brachial Index in patients with type 2 DM at Bendilwungu Health Center, Tulungagung Regency. The study used Quasi Experimental with Pre-Post Test Design. The research sample was 44 respondents with Accidental Sampling technique. Independent variable DSME program and dependent variable blood glucose levels and ABI in patients with type 2 DM at Bendilwungu Health Center. Based on the Mann-Whitney test, the fasting blood sugar value obtained a value (p = 0.009) and ABI (p = 0.024), there is an effect of the DSME program on blood glucose levels and ABI in patients with type 2 DM at Bendilwungu Health Center. It is expected that the DSME program is provided more systematically and continuously using more interesting educational methods.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.