2024
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Pekerja pada industri pembuat sol sepatu di Mergelo Mojokerto dalam melakukan proses produksi melakukan pekerjaan dengan postur tidak alami yang dilakukan secara berulang-ulang. Ditemukan pekerja sol sepatu mengalami MSDs sedang dan tinggi. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan Musculoskeletal Disorders. Metode penelitian : metode penelitian ini adalah kuantitatif desain cross sectional dengan teknik saturation sampling pada 31 pekerja menggunakan analisis rank spearman aplikasi SPSS 26. Variabel penelitian ini yaitu, MSDs, postur kerja, gerakan berulang, usia, kebiasaan merokok, masa kerja, IMT, dan jenis kelamin. Instrumen penelitian yaitu, Nordic Body Map (NBM), stopwatch, stature meter, timbangan digital dan Rapid Upper Limb Assesment (RULA). Hasil : Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai signifikansi postur kerja dengan MSDs 0,00 < 0,05 dan nilai signifikansi gerakan berulang dengan MSDs 0,010 < 0,05. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai signifikansi usia dengan MSDs 0,021 < 0,05 dan nilai signifikansi kebiasaan merokok dengan MSDs 0,124 > 0,05. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai signifikansi masa kerja dengan MSDs 0,333 > 0,05, nilai signifikansi IMT dengan MSDs 0,392 > 0,05, dan nilai signifikansi jenis kelamin dengan MSDs 0,018 < 0,05. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara postur kerja, gerakan berulang, usia, jenis kelamin dengan MSDs dan tidak ada hubungan antara kebiasaan merokok, masa kerja, IMT dengan MSDs. Saran : Mengganti fasilitas kerja yang kurang ergonomi dan melakukan gerakan streching sebelum melakukan aktivitas pekerjaan.
Abstract (English)
Workers in the shoe sole making industry in Mergelo Mojokerto in carrying out the production process do work with unnatural postures that are carried out repeatedly. It was found that shoe sole workers experienced moderate and high MSDs. The purpose of this study was to analyze the factors associated with Musculoskeletal Disorders. Research method: This research method is quantitative cross sectional design with saturation sampling technique on 31 workers using spearman rank analysis of SPSS 26 application. The variables of this study are MSDs, work posture, repetitive motion, age, smoking habits, length of service, BMI, and gender. The research instruments were Nordic Body Map (NBM), stopwatch, stature meter, digital scale and Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Results: Based on the analysis, the significance value of work posture with MSDs is 0.00 <0.05 and the significance value of repetitive motion with MSDs is 0.010 <0.05. Based on the analysis, the significance value of age with MSDs is 0.021 < 0.05 and the significance value of smoking habits with MSDs is 0.124 > 0.05. Based on the analysis, the significance value of working period with MSDs is 0.333 > 0.05, the significance value of BMI with MSDs is 0.392 > 0.05, and the significance value of gender with MSDs is 0.018 < 0.05. Conclusion: There is a relationship between work posture, repetitive motion, age, gender with MSDs and there is no relationship between smoking habits, tenure, BMI with MSDs. Suggestion: Replace work facilities that lack ergonomics and do streching movements before doing work activities.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.