2024
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Menurut Badan Kesehatan Dunia WHO (World Health Organisation) tahun 2024, diare merupakan penyakit ketiga yang menyebabkan kematian pada anak-anak terbesar didunia (Kwaitota & Leutualy, 2024). Di Indonesia terdapat 52,2% balita yang meninggal setiap tahunnya dan diare merupakan penyebab kematian anak terbesar setelah pneumonia (Aryunita, 2022). Di Kabupaten Ponorogo, terdapat 23.708 jiwa yang terkena diare pada tahun 2022, dan 8.617 jiwa dari total tersebut adalah anak balita (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, 2022). Anak yang mengalami malnutrisi berisiko 1,73 kali lebih tinggi untuk terkena diare dibandingkan dengan yang memiliki status gizi normal (Kurniawati & Martini, 2016). Terdapat beberapa faktor penyebab diare pada anak, salah satunya adalah faktor perilaku meliputi riwayat asupan makanan dan cairan . Asupan makanan seperti energi, protein, Vitamin A, Vitamin C berperan penting dalam sistem ketahanan tubuh. Sama halnya dengan asupan cairan dalam tubuh yang membuat badan selalu terhidrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asupan makan, asupan cairan dan status gizi pasien diare anak di RSUD Dr. Harjono Soedigdomarto Ponorogo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mengetahui gambaran riwayat asupan makanan (Protein, vitamin A, dan vitamin C), riwayat asupan cairan, dan status gizi pada pasien diare anak dengan jumlah responden sebanyak 15 anak. Hasil penelitian ini menunjukkan seluruh anak yang memiliki status gizi normal masih dapat terkena diare dari faktor lainnya. Asupan makanan (protein, Vitamin A, Vitamin C) berhubungan dengan kejadian diare. Dimana anak yang mengalami diare, asupan makanan (Protein, Vitamin A, Vitamin C) akan menurun sehubungan dengan penurunan nafsu makan. Seluruh pasien memiliki asupan cairan yang normal dikarenakan pasien diberikan asupan cairan melalui oral dan parenteral.
Abstract (English)
FOOD INTAKE HISTORY, FLUID INTAKE, AND NUTRITIONAL STATUS IN CHILDHOOD DIARRHEA PATIENTS (AGE 1-5 YEARS) AT DR. HARJONO SOEDIGDOMARTO PONOROGO
According to the World Health Organization (WHO) in 2024, diarrhea is the third disease that causes the largest number of deaths in children in the world (Kwaitota & Leutualy, 2024). In Indonesia, 52.2% of children under five die every year and diarrhea is the biggest cause of child death after pneumonia (Aryunita, 2022). In Ponorogo Regency, there will be 23,708 people affected by diarrhea in 2022, and 8,617 of the total are children under five (East Java Provincial Health Service, 2022). Children who experience malnutrition have a 1.73 times higher risk of developing diarrhea compared to those who have normal nutritional status (Kurniawati & Martini, 2016). There are several factors that cause diarrhea in children, one of which is behavioral factors including history of food and fluid intake. Food intake such as energy, protein, Vitamin A, Vitamin C plays an important role in the body's immune system. Likewise, fluid intake in the body keeps the body hydrated. This study aims to determine the description of food intake, fluid intake and nutritional status of pediatric diarrhea patients at RSUD Dr. Harjono Soedigdomarto Ponorogo. This type of research is a descriptive study to determine the history of food intake (Protein, vitamin A, and vitamin C), history of fluid intake, and nutritional status in pediatric diarrhea patients with a total of 15 children as respondents. The results of this study show that all children who have normal nutritional status can still suffer from diarrhea from other factors. Food intake (protein, Vitamin A, Vitamin C) is related to the incidence of diarrhea. Where children experience diarrhea, food intake (Protein, Vitamin A, Vitamin C) will decrease due to decreased appetite. All patients had normal fluid intake because patients were given oral and parenteral fluid intake.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.