Kembali ke Daftar KTI
2023 HUBUNGAN PEMBERIAN MPASI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI DESA SUMBERKRADENAN KABUPATEN MALANG
Penulis: NURIL AFIFAH
NIM: P17110201005
Program Studi: D-III GIZI
Dosen Pembimbing: I Dewa Nyoman S, MPS
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-05-23
Kode KTI: 9300_610 AFI h-1 AFI h
Subjek: Hubungan, Pemberian MPASI, Desa Sumberkradenan
Kata Kunci: Relationship, Providing MPASI, Sumberkradenan Village
Bahasa: INDONESIA
Abstraksi
Latar belakang : Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang tinggi di Indonesia dengan prevalensi 24,4% pada tahun 2020 dan salah satu kabupaten di jawa timur yaitu kabupaten malang merupakan salah satu daerah sasaran pengobatan stunting di jawa timur dengan prevalensi 25,7% pada tahun 2021. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Pemberian MPASI Terhadao Kejadian Stunting Di Desa Sumberkradenan Kabupaten Malang.
Metode : Jenis desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Variabel yang digunakan adalah ketepatan pemberian MPASI pada balita di Desa Sumberkradenan Kabupaten Malang.
Hasil : Pemberian MPASI sudah baik dan dilakukan dengan benar sesuai dengan anjuran pemberian MPASI
Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara pemberian MPASI terhadap kejadian stunting dilihat dari tujuh indikator terhadap alpha 0,05
Saran : Diharapkan kader posyandu dan tim puskesmas memberikan edukasi lebih lanjut terhadap ibu balita terkait pemberian makanan pendamping ASI yang baik dan benar agar gizi balita dapat terpenuhi.
Kata Kunci : Hubungan, Pemberian MPASI, Desa Sumberkradenan
Abstract (English)
The Relationship of Giving MPASI to Stunting in Toddlers in Sumberkradenan Village, Malang Regency
Background : Stunting is one of the high nutritional problems in Indonesia with a prevalence of 24.4% in 2020 and one of the districts in East Java, namely Malang district, is one of the target areas for stunting treatment in East Java with a prevalence of 25.7% in 2021. Aim This research is to find out the relationship between giving MPASI and stunting in Sumberkradenan Village, Malang Regency.
Method : The type of research design used in this study was cross sectional. The variable used is the accuracy of giving MPASI to toddlers in Sumberkradenan Village, Malang Regency.
Results : The provision of complementary foods is good and carried out correctly in accordance with the recommendations for giving complementary foods
Conclusion : There is a significant relationship between the provision of complementary foods to the incidence of stunting seen from the seven indicators with an alpha of 0.05
Suggestion : It is hoped that the posyandu cadres and the puskesmas team will provide further education to mothers with toddlers regarding proper and correct provision of complementary feeding so that toddler nutrition can be fulfilled.
Keywords: Relationship, Providing MPASI, Sumberkradenan Village
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.