Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA BLENDIS KECAMATAN GONDANG TULUNGAGUNG

Penulis: HINDANA NUR HAKIKI
NIM: P17110203102
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Hasan Aroni, SKM., MPH
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-06-23
Kode KTI: 9300_610 HAK h
Subjek: Balita, Konsumsi Energi, Gizi Kurang
Kata Kunci: Toddlers, Energy Consumption, Malnutrition
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

Latar Belakang: Kasus gizi kurang banyak terjadi pada balita karena sedang mengalami proses pertumbuhan yang pesat sehingga memerlukan asupan zat gizi yang banyak dan berkualitas tinggi. Menurut Riskesdas (2018) prevalensi masalah gizi kurang sebesar 13,8% dan pada SSGI 2021 Provinsi Jawa Timur memiliki prevalensi gizi kurang sebesar 6,4%. Kurang gizi disebabkan oleh faktor langsung yaitu asupan makan dan infeksi penyakit. Asupan makan yang kurang menyebabkan tingkat konsumsi energi dari balita tidak memenuhi kecukupan. Tingkat konsumsi energi yang rendah dalam waktu yang lama akan menjadikan balita berisiko mengalami gizi kurang. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat konsumsi energi dengan status gizi balita di Desa Blendis Kecamatan Gondang Tulungagung Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional bersifat kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita di Desa Blendis Kecamatan Gondang Tulungagung yang terdiri dari 117 ibu balita. Dengan subjek penelitian ibu balita yang memiliki balita gizi baik dan gizi kurang sejumlah 30 ibu balita. Teknik pengambilan subjek penelitian adalah menggunakan purposive sampling. Pengolahan data diolah menggunakan SPSS kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara tingkat konsumsi energi dengan status gizi kurang pada balita dengan nilai p=0,020 Desa Blendis Kecamatan Gondang Tulungagung. Dari 30 responden balita yaitu 6% balita gizi kurang memiliki tingkat konsumsi baik dan 37% balita gizi kurang memiliki tingkat konsumsi yang kurang. 37% balita gizi baik memiliki tingkat konsumsi energi baik dan 20% balita gizi baik memiliki tingkat konsumsi energi kurang. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu balita dengan status gizi kurang juga memiliki tingkat konsumsi energi yang kurang serta kebiasaan makan yang kurang teratur. Sehingga ibu balita diharapkan memberikan asupakan makanan bergizi seimbang yang lebih banyak agar kebutuhan balita terpenuhi. Kata kunci: Balita, Konsumsi Energi, Gizi Kurang

Abstract (English)

THE RELATIONSHIP BETWEEN ENERGY CONSUMPTION LEVEL AND NUTRITIONAL STATUS OF UNDER-FIVES IN BLENDIS VILLAGE, GONDANG TULUNGAGUNG DISTRICT

Background: Malnutrition cases often occur in toddlers because they are experiencing a process of rapid growth so that they require a large intake of high- quality nutrients. According to Riskesdas (2018) the prevalence of undernutrition is 13.8% and in SSGI 2021 East Java Province has a prevalence of undernutrition of 6.4%. Malnutrition is caused by direct factors, namely food intake and disease infection. Inadequate food intake causes the level of energy consumption of toddlers to not meet the adequacy. Low levels of energy consumption for a long time will put toddlers at risk of experiencing malnutrition. Objective: The purpose of this study was to determine the relationship between the level of energy consumption and the nutritional status of toddlers in Blendis Village, Gondang Tulungagung District Method: This research uses a quantitative observational analytic research using a cross sectional design. The population in this study were all mothers under five in Blendis Village, Gondang Tulungagung District, consisting of 117 mothers under five. With the research subject of mothers of toddlers who have well- nourished toddlers and undernourished, a total of 30 mothers of toddlers. The research subject taking technique is using purposive sampling. Data processing was processed using SPSS and then analyzed descriptively. Results: The results showed that there was a relationship between the level of energy consumption and malnutrition status in toddlers with a p=0.020 in Blendis Village, Gondang Tulungagung District. From 30 respondents, 6% of under- nourished toddlers had good consumption levels and 37% of under-nourished toddlers had poor consumption levels. 37% of well-nourished toddlers have good energy consumption levels and 20% of well-nourished toddlers have low energy consumption levels. Conclusion: The conclusion of this study is that toddlers with poor nutritional status also have less energy consumption levels and irregular eating habits. So that the mother of the toddler is expected to provide more balanced nutritious food intake so that the toddler's needs are met. Keywords: Toddlers, Energy Consumption, Malnutrition
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan