Kembali ke Daftar KTI
2023 HUBUNGAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN MIKRO DENGAN KEJADIAN SINDROMA METABOLIK PADA REMAJA OBESITAS
Penulis: Zafira Nandya Affrianti
NIM: P17111225016
Program Studi: SARJANA TERAPAN GIZI DAN DIETETIKA
Dosen Pembimbing: Fifi Luthfiyah, SST., M. Kes,
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-08-28
Kode KTI: 9300_610 AFF h
Subjek: asupan zat gizi makro dan mikro, sindroma metabolik
Kata Kunci: intake of macro and micronutrients, metabolic syndrome
Bahasa: INDONESIA
Abstraksi
Masa remaja yang merupakan peralihan anak menjadi dewasa menyebabkan remaja berbeda dengan anak dan dewasa baik dalam gaya hidup dan kebiasaan maupun perubahan metabolik dalam tubuh. Dengan perubahan gaya hidup menyebabkan remaja rentan terhadap timbulnya berbagai penyakit dan salah satu di antaranya adalah obesitas. Masalah sindroma metabolik (SM) dikalangan remaja mulai menunjukkan angka yang mengkhawatirkan seiring dengan peningkatan kejadian obesitas pada kelompok remaja usia 15-18 tahun. Kriteria diagnosis bahwa seseorang memiliki sindroma metabolik yaitu terdiri dari obesitas abdominal, hipertrigliserida, HDL kolesterol, Hipertensi, dan kadar glukosa darah puasa. Asupan zat gizi makro dan mikro yang terdiri dari energi, protein, lemak, karbohidrat, Vitamin C, Vitamin A, dan natrium berpengaruh terhadap kejadian obesitas dan juga penyebab dari sindroma metabolik, dikarenakan jenis makanan yang dipilih oleh ramaja saat ini lebih condong pada pengaruh western seperti fast food/makanan cepat saji. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi makro dan mikro dengan kejadian sindroma metabolik pada remaja obesitas. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik yaitu peneliti akan melakukan observasi tanpa memberikan intervensi kepada responden dengan menggunakan uji non parametrik chi square dan uji korelasi spearman. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 22 orang di SMAN 1 Singosari, Kabupaten Malang dan penelitian ini dilakukan selama satu bulan. Data asupan responden dikumpulkan dengan teknik Food Recall 2x24 jam dengan metode wawancara. Data pemeriksaan lingkar perut, trigliserida, glukosa darah puasa, tekanan darah, dan kadar HDL dilakukan berturut-turut selama 4 minggu dengan bantuan tenaga medis. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan diperoleh nilai signifikan yaitu < 0,05 maka dinyatakan terdapat hubungan antara asupan zat gizi makro dan mikro dengan kejadian sindroma metabolik dengan kriteria komponen obesitas abdominal, hipertensi, HDL kolesterol, trigliserida, dan glukosa darah puasa pada remaja obesitas.
Kata kunci : asupan zat gizi makro dan mikro, sindroma metabolik, remaja obesitas.
Abstract (English)
Relationship of Macro and Micronutrient Intake with the Incidence of Metabolic Syndrome in Obese Adolescents. Thesis. Bachelor of Applied Nutrition and Dietetics Study Program, Department of Nutrition, Health Polytechnic of the Ministry of Health Malang.
Adolescence which is the transition of children into adults causes adolescents to differ from children and adults both in lifestyle and habits as well as metabolic changes in the body. With lifestyle changes cause adolescents to be prone to the onset of various diseases and one of them is obesity. The problem of metabolic syndrome (SM) among adolescents is beginning to show alarming numbers along with the increase in the incidence of obesity in adolescents aged 15-18 years. The criteria for diagnosis that a person has metabolic syndrome consist of abdominal obesity, hypertriglycerides, HDL cholesterol, hypertension, and fasting blood glucose levels. The intake of macro and micronutrients consisting of energy, protein, fat, carbohydrates, Vitamin C, Vitamin A, and sodium affects the incidence of obesity and also the cause of metabolic syndrome, because the type of food chosen by Ramaja is currently more inclined to western influences such as fast food / fast food. The purpose of this study was to determine the relationship between macro and micronutrient intake with the incidence of metabolic syndrome in obese adolescents. This study used an analytical observational design, where researchers would make observations without providing intervention to respondents using non-parametric chi square tests and spearman correlation tests. The number of subjects of this study was 22 people at SMAN 1 Singosari, Malang Regency and this research was conducted for one month. Respondents' intake data were collected using Food Recall technique 2x24 hours with interview method. Data on abdominal circumference, triglycerides, fasting blood glucose, blood pressure, and HDL levels were carried out consecutively for 4 weeks with the help of medical personnel. The results showed that overall a significant value of < 0.05 was obtained, so it was stated that there was a relationship between the intake of macro and micronutrients with the incidence of metabolic syndrome with the criteria of abdominal obesity components, hypertension, HDL cholesterol, triglycerides, and fasting blood glucose in obese adolescents.
Keywords : intake of macro and micronutrients, metabolic syndrome, obese adolescents.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.