Kembali ke Daftar KTI
2023 PERBEDAAN PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DENGAN MEDIA ONLINE (WEBSITE NUTRILOVE) TENTANG PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) BALITA USIA 6-23 BULAN PADA IBU BALITA DI DESA WANDANPURO KECAMATAN BULULAWANG
Penulis: RIZA AMRU SALZABILA
NIM: P17111193036
Program Studi: DIPLOMA 4 GIZI
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan S, STP., M.Kes, Bastianus Doddy Riyadi, SKM., MM
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-05-05
Kode KTI: 9300_610 SAL p-3 SAL p
Subjek: MPASI, Ibu Balita, Tingkat Pengetahuan, Website Nutrilove.
Kata Kunci: MPASI, Ibu Balita, Tingkat Pengetahuan, Website Nutrilove.
Bahasa: INDONESIA
Abstraksi
Pendahuluan: Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang pada tahun 2021 termasuk salah satu dari 32 desa di wilayah tersebut yang diutamakan untuk program Percepatan Pencegahan Stunting. Stunting pada balita perlu mendapatkan perhatian khusus karena dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan fisik, perkembangan mental, dan status kesehatan pada anak. Kuantitas dan kualitas konsumsi MP-ASI yang rendah merupakan salah satu faktor yang mendukung terjadinya stunting. Upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang adanya faktor risiko stunting pada perilaku makan dan pola asuh yang salah dengan memberikan penyuluhan gizi. Metode: Jenis penelitian ini adalah kauntitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental dengan pendekatan rancangan pre test post test design, untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan media online website Nutrilove tentang pentingnya pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) balita usia 6-23 bulan di Desa Wandanpuro Kecamatan Bululawang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang berada di Desa Wandanpuro Kecamatan Bululawang. Sampel pada penelitian adalah menurut kriteria inklusi yaitu ibu yang memiliki balita usia 6-23 bulan yang memiliki smartphone dan jaringan internet, ibu yang mampu membaca dan berkomunikasi dengan baik serta ibu yang bersedia mengikuti seluruh rangkaian penelitian di Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Pengolahan data menggunakan uji Paired T- Test untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan, dan uji Independent T-Test untuk mengetahui perbedaan pengetahuan kelompok pembanding dan kelompok perlakuan setelah diberi intervensi. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan tanpa media pada kelompok pembanding dengan nilai p=0,001 dengan rata-rata nilai pengetahuan setelah intervensi sebesar 59,97. Terdapat pula peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan media online website Nutrilove pada kelompok perlakuan dengan nilai p=0,000 dengan rata-rata nilai pengetahuan sebesar 82,89. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan ibu tentang pentingnya pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) secara tepat untuk balita usia 6-23 bulan pada kelompok pembanding dan kelompok perlakuan setelah diberi intervensi yang berbeda dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p-value < α).
Kata kunci: MPASI, Ibu Balita, Tingkat Pengetahuan, Website Nutrilove.
Abstract (English)
Differences in Knowledge Before and After Counseling with Online Media (Nutrilove Website) about Providing Complementary Food for Breastfeeding (MP-ASI) for Toddlers Aged 6-23 Months to Toddler Mothers in Wandanpuro Village, Bululawang District.
Introduction: Wandanpuro Village, located in the Bululawang District of Malang Regency, is among the 32 villages in the region that have been selected for the Accelerated Stunting Prevention program in 2021. Stunting in toddlers requires special attention, as it can lead to delays in physical growth, mental development, and overall health. One of the contributing factors to stunting is the insufficient quantity and quality of complementary feeding (MP-ASI) consumption. To address this issue, nutrition counseling is being provided to increase mothers' awareness of the risk factors associated with stunting, such as improper eating behavior and parenting patterns. Method: This research adopts a quantitative approach with a pre-experimental design, specifically a pre-test post-test design. The aim is to examine the changes in mothers' knowledge before and after receiving online media-based counseling on the importance of providing complementary feeding (MP-ASI) to toddlers aged 6-23 months in Wandanpuro Village, Bululawang District. The study population consists of all mothers in Wandanpuro Village, Bululawang District. The sample selection criteria include mothers with toddlers aged 6-23 months who possess smartphones and internet access, are capable of reading and communicating effectively, and are willing to participate in the entire research series in Wandanpuro Village, Bululawang District, Malang Regency. The data analysis employed the Paired T-Test to assess differences in mothers' knowledge before and after counseling, as well as the Independent T-Test to compare the knowledge levels between the treatment and comparison groups following the intervention. Results: The comparison group, which received counseling without media, demonstrated a significant increase in knowledge, as evidenced by a p-value of 0.001. The average knowledge score after the intervention was 59.97. Similarly, the treatment group, which received counseling utilizing the Nutrilove website as an online media platform, exhibited a substantial improvement in knowledge, with a p-value of
0.000. The average knowledge score after the intervention was 82.89. Conclusion: There is a noteworthy disparity in the level of mothers' knowledge regarding the importance of providing appropriate complementary feeding (MP- ASI) to toddlers aged 6-23 months between the comparison and treatment groups. This difference was observed after implementing different interventions, with a p-value of 0.000 (p-value < α).
Keywords: MPASI, Toddler’s Mother, Knowledge Level, Nutrilove Website.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.