Kembali ke Daftar KTI
2023 PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA IBU BALITA
Penulis: NINDY SOUMAHIMA SAVIRA
NIM: 1603410047
Program Studi: DIPLOMA 4 GIZI
Dosen Pembimbing: Ibnu Fajar, SKM, M.Kes , Tapriadi, SKM., M.Pd
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-02-21
Kode KTI: 9300_610 SAV p-1 SAV p
Subjek: edukasi gizi, pengetahuan, sikap, ibu balita
Kata Kunci: edukasi gizi, pengetahuan, sikap, ibu balita
Bahasa: INDONESIA
Abstraksi
Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang diakibatkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu cukup lama karena pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2019, saat ini terdapat 27,67% balita stunting di Indonesia. Berdasarkan total populasi 23 juta balita di Indonesia, sebanyak 6,3 juta diantaranya mengalami masalah stunting. Upaya peningkatan status gizi balita khususnya pada balita stunting di Indonesia dapat dilakukan melalui pendidikan kesehatan atau edukasi gizi untuk mengurangi jumlah kasus stunting.
Metode : Literature review dengan menggunakan metode scoping review. Literatur tentang pengaruh edukasi gizi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu balita yang diperoleh melalui Google Scholar kemudian dilakukan analisis.
Hasil : terdapat 8 jurnal yang dianalisis tentang pengaruh edukasi gizi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap pada ibu balita. Keseluruhan 8 jurnal ini menuliskan hasil yang signifikan yaitu terdapat peningkatan (p < 0,05) pengetahuan ibu blita setelah dilakukan edukasi gizi, dengan hasil selisih rata-rata tertinggi 8,13 melalui media facebook. Semua jurnal juga menuliskan peningkatan sikap pada ibu balita (p < 0,05) yang signifikan dengan hasil selisih tertinggi 9,75 melalui metode brainstorming digabungkan dengan media booklet.
Kesimpulan : Semua jenis edukasi gizi dapat disampaikan melalui berbagai metode (ceramah, tanya jawab, berpain peran) dan dikombinasikan dengan banyak jenis media (booklet, leaflet, poster) mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu balita sehingga dapat mengurangi jumlah kasus staunting di Indonesia.
Kata Kunci : edukasi gizi, pengetahuan, sikap, ibu balita
Abstract (English)
Introduction: Stunting is a chronic malnutrition problem caused by a lack of nutritional intake for a long time due to the provision of food that is not in accordance with nutritional needs. Based on the results of the 2019 Indonesian Toddler Nutrition Status Study (SSGBI), currently there are 27.67% of toddlers stunting in Indonesia. Based on a total population of 23 million toddlers in Indonesia, 6.3 million of them experience stunting problems. Efforts to improve the nutritional status of toddlers, especially stunting toddlers in Indonesia, can be done through health education or nutrition education to reduce the number of stunting cases.
Methods: Literature review using the scoping review method. Literature on the effect of nutrition education on the level of knowledge and attitudes of toodler mothers obtained through Google Scholar was then analyzed.
Result : There are 8 journals analyzed about the effect of nutrition education on the level of knowledge and attitudes of toodler mothers. All 8 of these journals wrote significant results, namely that there was an increase (p < 0.05) in knowledge of toddler mothers after nutrition education was carried out, with the highest average difference of 8,13 through facebook. All journals also wrote that there was a significant increase in the attitude of toodler mothers (p <0.05) with the highest difference being 9,75 through the brainstorming method combined with booklets.
Conclution : All types of nutrition education can be delivered through various methods (lectures, question and answer, role playing) and combined with many types of media (booklets, leaflets, posters) can increase the knowledge and attitudes of toodler mothers so that they can reduce the number of cases of stunting in Indonesia.
Keywords: Nutrition Education, Knowledge, Attitudes, Toodler Mother
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.