Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2023

FORMULASI DIM SUM IKAN PATIN, TEPUNG TEMPE DAN DAUN KELOR SEBAGAI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN ANAK SEKOLAH (PMT-AS) (Analisis Mutu Kimia, Mutu Gizi, Nilai Energi, dan Mutu Organoleptik)

Penulis: NAFI’AH RIZQI RAHARDJO
NIM: 1603410005
Program Studi: DIPLOMA 4 GIZI
Dosen Pembimbing: I Komang Suwita, SST., MP , Theresia Puspita, S.TP., MP
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-02-21
Kode KTI: 9300_610 RAH f RAH f
Subjek: PMT, anak sekolah, Dim Sum, ikan patin, daun kelor, tepung tempe
Kata Kunci: PMT, anak sekolah, Dim Sum, ikan patin, daun kelor, tepung tempe
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

Latar Belakang: Anak sekolah merupakan salah satu kelompok usia yang rentan mengalami permasalahan gizi. Hal ini dikarenakan anak dalam masa pertumbuhan dan perkembangan tulang, gigi, otot dan darah, yang memerlukan zat gizi makronutrien seperti energi, protein, lemak dan zat gizi lain (Moehji, 2003 dalam Safitri & Fitriana, 2022). Anak sekolah membutuhkan asupan gizi yang baik untuk membantu anak dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Data Riskesdas Tahun 2018 menyebutkan sebanyak 6,8% anak usia 5-12 tahun memiliki status gizi (berdasarkan IMT/U) kurus dan sebanyak 2,4% dengan status gizi sangat kurus.Salah satu upaya yang dapat diberikan untuk mengatasi permasalahan gizi anak sekolah tersebut dengan melakukan program penyediaan makanan tambahan untuk anak sekolah (PMT-AS). Tujuan: Menganalisis mutu gizi, nilai energi dan mutu organoleptik pada Dim Sum dengan formulasi ikan patin, tepung tempe dan daun kelor sebagai PMT untuk anak sekolah. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratorium dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 4 taraf perlakuan yaitu Ikan Patin : Tepung Tempe : Daun Kelor adalah P0 (100:0:0), P1 (75:15:10), P2 (65:25:10), P3 (55:35:10). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2023. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan semakin rendah penambahan tepung tempe dan daun kelor maka mutu kimia (kadar air dan kadar abu)dan mutu gizi (karbohidrat, lemak, protein, zat besi dan vitamin C) Dim Sum semakin menurun.. Dim Sum formulasi ikan patin, tepung tempe dan daun kelor sebagai PMT bagi anak sekolah memberikan perbedaan yang signifikan terhadap rasa, aroma, warna dan tekstur pada Dim Sum. Simpulan: Dim Sum pada taraf perlakuan P1 merupakan taraf perlakuan terbaik dalam formulasi ikan patin, tepung tempe dan daun kelor sebagai PMT bagi anak sekolah. Kata kunci: PMT, anak sekolah, Dim Sum, ikan patin, daun kelor, tepung tempe

Abstract (English)

Background: Schoolchildren are one of the age groups that are vulnerable to nutritional problems. This is because children are in a period of growth and development of bones, teeth, muscle and blood, which require macronutrients such as energy, protein, fat and other nutrients (Moehji, 2003 in Safitri & Fitriana, 2022). Schoolchildren need good nutritional intake to help children participate in learning activities at school. The 2018 Riskesdas data states that as many as 6.8% of children aged 5-12 years have a thin nutritional status (based on BMI/U) and as many as 2.4% have a very thin nutritional status. One of the efforts that can be given to overcome the nutritional problems of school children is by carrying out a program of providing additional food for school children (PMT-AS). Objective: To analyze the nutritional quality, energy value and organoleptic quality of dim sum with the formulation of catfish, tempeh flour and moringa leaves as PMT for school children. Methods: This type of research is a laboratory experimental study with a completely randomized design (CRD) using 4 treatment levels, namely Catfish:Tempe Flour:Moringa Leaves are P0 (100:0:0), P1 (75:15:10), P2 (65:25:10), P3 (55:35:10). This research was conducted in February 2023. Results: The results of this study showed that the lower the addition of tempe flour and moringa leaves, the chemical quality (moisture content and ash content) and nutritional quality (carbohydrates, fat, protein, iron and vitamin C) of the dim sum increased. The dim sum formula for catfish, tempeh flour and moringa leaves as PMT for school children makes a significant difference in the taste, aroma, color and texture of the dim sum. Conclusion: Dim Sum at the P1 treatment level is the best treatment level in the formulation of catfish, tempeh flour and moringa leaves as PMT for school children. Keywords: PMT, school children, dim sum, catfish, moringa leaves, tempeh flour
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan