Kembali ke Daftar KTI
2023 PENGARUH PEMBERIAN SNACK BERBASIS IKAN GABUS (Channa striata) DAN SAYURAN TERHADAP ASUPAN FE, VITAMIN C, DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA SISWI ANEMIA DI SMA NEGERI 1 SINGOSARI
Penulis: MARINE BERLIANA SAFIRA BALQIST
NIM: P17111194089
Program Studi: DIPLOMA 4 GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Annasari Mustafa, SKM., M.Sc., RD. dan Dwie Soelistyorini, SST., M. Kes
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-04-10
Kode KTI: 9300_610 BAL p BAL p
Subjek: Anemia, Snack berbasis Ikan Gabus, Remaja Putri, Kadar Hemoglobin.
Kata Kunci: Anemia, Snack berbasis Ikan Gabus, Remaja Putri, Kadar Hemoglobin.
Bahasa: INDONESIA
Abstraksi
Latar Belakang: Anemia pada remaja putri menjadi masalah kesehatan yang ada di masyarakat dengan prevalensi yang masih tinggi. Prevalensi kejadian anemia semakin meningkat tiap tahun dari 37,1% pada tahun 2013 menjadi 48,9% menurut Riskesdas tahun 2018. Faktor penyebab tingginya angka ini adalah kurangnya asupan makanan tinggi Fe dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Kontribusi dari makanan yang dikonsumsi setiap hari terutama disekolah menjadi potensi yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan gizi remaja putri. Snack berbasis ikan gabus merupakam alternatif yang dapat diberikan untuk dikonsumsi guna memenuhi kebutuhan Fe remaja putri terutama pada saat tertentu yang memerlukan peningkatan kebutuhan Fe seperti menstruasi. Snack berbasis ikan gabus mengandung energi sebesar 214,88 kkal (Siomay), 216,1 kkal (Nugget), dan 216,4 kkal (Ekado). Sedangkan kandungan protein, Fe, dan vitamin C sebesar 13,76g ; 0,17g; 1,55g (Siomay), 8,01g ; 1,8g ; 0,9g (Nugget), dan 7,8g ; 1,2g ; 3,3g (Ekado). Tujuan: Tujuan penelitian adalah mengetahui perbedaan asupan Fe, vitamin C dan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian snack berbasis ikan gabus (Channa striata). Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment, dengan rancangan One Group Pretest and Posttest. Perlakuan diberikan setiap 2 kali tiap minggu selama 2 bulan dan konsumsi asupan Fe serta Vitamin C menggunakan formulir food recall makanan 24 jam dan food record. Uji perbedaan menggunakan uji paired T-test apabila data berdistribusi normal dan uji wilcoxon signed test apabila data berdistribusi tidak normal. Hasil: Terdapat perbedaan rata-rata antara kadar hemoglobin sebelum intervensi dari 10,84 g/dL meningkat menjadi 12,94g/dL dengan nilai uji statistik lebih besar dari 0,05 yaitu 0,00 serta tidak terdapat perbedaan rata-rata asupan Fe dan vitamin C tidak mengalami peningkatan dengan nilai uji statistik masing-masing lebih besar dari 0,05 yaitu 0,421 dan 0,097. Kesimpulan: Perbedaan kadar hemoglobin diperoleh nilai (p=0,000) dan perbedaan asupan Fe dan vitamin C diperoleh nilai (p=0421 dan p=0,097) menunjukaan ada perbedaan pada kadar hemoglobin dan tidak ada perbedaan pada asupan Fe dan vitamin C sebelum dan sesudah diberikan snack berbasis ikan gabus (Channa striata).
KATA KUNCI: Anemia, Snack berbasis Ikan Gabus, Remaja Putri, Kadar Hemoglobin.
Abstract (English)
The Effect of Administration of Snacks Based on Snack Fish (Channa Striata) and Vegetables on Intake of Fe, Vitamin C, and Hemoglobin Levels to Anemia Students at SMA Negeri 1 Singosari.
Background: Anemia in young women is a public health problem with a high prevalence. The prevalence of anemia is increasing every year from 37.1% in 2013 to 48.9% according to Riskesdas 2018. The factor causing this high number is the lack of intake of foods high in iron from foods consumed daily. The contribution of the food consumed every day, especially at school, has a significant potential to meet the nutritional needs of young women. Snakehead fish-based snacks are an alternative that can be given for consumption to meet the iron needs of young women, especially at certain times that require increased iron needs such as menstruation. Snakehead fish-based snacks contain energy of 214.88 kcal (Siomay), 216.1 kcal (Nuggets), and 216.4 kcal (Ekado). Meanwhile, the content of protein, iron, and vitamin C is 13.76g; 0.17g; 1.55g (Dumplings), 8.01g ; 1.8g ; 0.9g (Nuggets), and 7.8g ; 1.2g ; 3.3g (Ekado). Purpose: The aim of the study was to determine differences in intake of iron, vitamin C and hemoglobin levels before and after giving snakehead fish (Channa striata) based snacks. Method: This type of research is quasi-experimental, with the One Group Pretest and Posttest design. Treatment was given twice a week for 2 months and intake of iron and vitamin C was taken using a 24-hour food recall form and food record. Test the difference using the paired T-test if the data is normally distributed and the Wilcoxon signed test if the data is not normally distributed. Results: There is an average difference between hemoglobin levels before the intervention from 10.84 g/dL increasing to 12.94g/dL with a statistical test value greater than 0.05 which is 0.00 and there is no difference in average iron intake and vitamin C did not increase with statistical test values greater than 0.05, namely 0.421 and 0.097 respectively. Conclusion: Differences in hemoglobin levels obtained values (p=0.000) and differences in intake of iron and vitamin C obtained values (p=0421 and p=0.097) indicating that there were differences in hemoglobin levels and there were no differences in intake of iron and vitamin C before and after after being given a snakehead fish-based snack (Channa striata).
KEY WORDS: Anemia, Snakehead Fish-based Snacks, Young Women, Hemoglobin Levels
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.