Kembali ke Daftar KTI
2023 HUBUNGAN ASUPAN NATRIUM, KARBOHIDRAT, PROTEIN, DAN LEMAK DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI
Penulis: HINDUN HIKMAH WATI
NIM: P17111193048
Program Studi: DIPLOMA 4 GIZI
Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Rr. Endang Sutjiati, M.Kes, Rany Adelina, S.Gz., MS.
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-05-05
Kode KTI: 9300_610 WAT h
Subjek: Asupan Natrium, Asupan Karbohidrat, Asupan Protein, Asupan Lemak, dan Hipertensi
Kata Kunci: Asupan Natrium, Asupan Karbohidrat, Asupan Protein, Asupan Lemak, dan Hipertensi
Bahasa: INDONESIA
Abstraksi
Hipertensi atau yang biasa disebut dengan tekanan darah tinggi, merupakan keadaan dimana tekanan darah seseorang melebihi batas normal. Semakin bertambahnya usia maka prevalensi seseorang menderita hipertensi juga semakin meningkat. Berdasarkan Profil Kesehatan Kabupaten Malang 2015 prevalensi hipertensi di Kecamatan Tumpang berada di urutan tertinggi ke empat. Hipertensi jika dibiarkan hingga tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi. Banyak faktor yang dapat menyebabkan hipertensi dari yang dapat dikontrol hingga yang tidak dapat dikontrol. Faktor hipertensi yang tidak dapat dikontrol antara lain riwayat keluarga, jenis kelamin, dan usia, serta faktor yang dapat dikontrol antara lain gaya hidup meliputi obesitas, aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol, dan kebiasaan tidur. Serta konsumsi natrium, karbohidrat, protein, dan lemak yang berlebih juga dapat menyebabkan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan natrium, karbohidrat, protein, dan lemak dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Desain penelitian ini menggunkan desain Cross-Sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisa data yang digunakan menggunakan uji statistik korelasi pearson. Hasil uji korelasi pearson pada asupan natrium diperoleh nilai p=0,624, asupan karbohidrat p=0,445, asupan protein p=0,800, dan asupan lemak p=0,530, yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium, karbohidrat, protein, dan lemak dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara asupan natrium, karbohidrat, protein, dan lemak dengan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Kata kunci: Asupan Natrium, Asupan Karbohidrat, Asupan Protein, Asupan Lemak, dan Hipertensi
Abstract (English)
Hypertension or commonly known as high blood pressure, is a condition where a person's blood pressure exceeds normal limits. As you get older, the prevalence of someone suffering from hypertension also increases. Based on the 2015 Health Profile of Malang Regency, the prevalence of hypertension in Tumpang District is the fourth highest. Hypertension if left uncontrolled can cause complications. Many factors can cause hypertension from those that can be controlled to those that cannot be controlled. Factors that cannot be controlled for hypertension include family history, gender, and age, and factors that can be controlled include lifestyle including obesity, physical activity, smoking, alcohol consumption, and sleeping habits. As well as excessive consumption of sodium, carbohydrates, protein and fat can also cause hypertension. This study aims to determine the relationship between intake of sodium, carbohydrates, proteins, and fats with blood pressure in people with hypertension. The design of this study uses a cross-sectional design. The sampling method used was purposive sampling. The data analysis used was the Pearson correlation statistical test. Pearson correlation test results on sodium intake obtained p = 0.624, carbohydrate intake p = 0.445, protein intake p = 0.800, and fat intake p = 0.530, which means that there is no significant relationship between intake of sodium, carbohydrates, protein and fat with blood pressure in hypertensive patients. It can be concluded that there is no relationship between sodium, carbohydrate, protein and fat intake and blood pressure in hypertension sufferers.
Keywords: Sodium Intake, Carbohydrate Intake, Protein Intake, Fat Intake, and Hypertension
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.