Kembali ke Daftar KTI
2023 PENGARUH SMOOTHIES BERBAHAN BUAH DENGAN INDEKS GLIKEMIK RENDAH TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELLITUS
Penulis: GANDA PUTRI MAYTA ARDANA
NIM: P17111193046
Program Studi: DIPLOMA 4 GIZI
Dosen Pembimbing: Annasari Mustafa, Etik Sulistyowati
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-05-31
Kode KTI: 9300_610 ARD p ARD p
Subjek: Diabetes Mellitus, Indeks glikemik, Smoothies buah, Kadar glukosa darah.
Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Indeks glikemik, Smoothies buah, Kadar glukosa darah.
Bahasa: INDONESIA
Abstraksi
Latar Belakang: Diabetes Mellitus adalah suatu penyakit atau gangguan
metabolik yang disebabkan oleh gagalnya kerja pankreas dalam memproduksi hormon insulin secara memadai. Di Indonesia, diketahui bahwa penyakit Diabetes Mellitus disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah perubahan gaya hidup yang berpengaruh terhadap pola makan seseorang yang tidak seimbang sehingga menyebabkan obesitas. Pada responden Diabetes Mellitus dengan diet tinggi serat, makanan yang dikonsumsi akan lebih banyak berasal dari buah dan sayur. Dengan adanya informasi pada beberapa penelitian
terdahulu yang menunjukkan bahwa buah berindek glikemik rendah seperti buah anggur, apel dan stoberi memiliki kandungan yang baik terhadap kadar glukosa darah, maka kajian yang lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengetahui buah mana yang memiliki efek baik terhadap kadar glukosa darah pada penderita Diabetes Mellitus.
Metode: Pada penelitian ini, desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Eksperimen yang dirancang adalah memberikan perlakuan berbeda (memberikan smoothies berbahan anggur, apel dan stoberi) pada sampel yang telah dikelompokkan. Sampel pada penelitian ini adalah 13 penderita Diabetes Mellitus yang telah memenuhi kriteria. Data dioleh menggunakan ANOVA untuk mengetahui smoothies mana yang memberikan peningkatan kadar glukosa darah tertinggi dan terendah.
Hasil: Terdapat perbedaan signifikan pengaruh yang diberikan smoothies berbahan anggur, apel dan atoberi terhadap kadar glukosa dalam darah. Responden yang mengkonsumsi smoothies berbahan Anggur cenderung memiliki kadar glukosa dalam darah lebih tinggi dibanding responden yang mengkonsum smoothies Apel dan Strawberry.
Kesimpulan: Rerata kadar glukosa darah pada responden sebelum pemberian smoothies masih relative normal, yaitu rerata sebesar 215.641 mg/dL. Rerata kadar glukosa darah pada responden setelah pemberian smoothies naik dan relative tinggi, yaitu rerata sebesar 260.872 mg/dL. Berdasarkan uji-t terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah pemberian smoothies. Berdasarkan uji ANOVA, terdapat perbedaan signifikan pengaruh yang diberikan smoothies berbahan anggur, apel dan stoberi terhadap kadar glukosa dalam darah. Responden yang mengkonsumsi smoothies berbahan Anggur cenderung memiliki kadar glukosa dalam darah lebih tinggi dibanding responden yang mengkonsum smoothies Apel dan Strawberry.
Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Indeks glikemik, Smoothies buah, Kadar glukosa darah.
Abstract (English)
The Effect of Fruit Smoothies with Low Glycemic Index on Blood Glucose Levels on Diabetes Mellitus Patients.
Background: Diabetic Mellitus is one of deseases or metabolic problems that caused by failure of the pancreas to produce enough insulin. In Indonesia, its known that Diabetic Melllitus is caused by many factors, one of them is a change in lifestyles that affects on a person’s unbalanced dietary habit that can be causing obesity. For Diebetic patients with high fiber-diet, the more consumed foods and meals are from fruits and vegetables. The information from previous studies shows that fruits with low glikemics index like grapes, apples and strawberry having good contents on the blood glucose levels, so further studies can be carried out to find which fruits provides good influences to blood glucose levels in people with Diebetic.
Methods: In this study, the research design used was quasi-eksperimental usin a cross sectional approach. The experiment design is to conducted to give different treatments (giving smoothies made from grapes, apples and strawberries) to groups samples. The sample in this study were 13 Diabetic patients who met the criteria. Data were analyzed using ANOVA to find out which smoothies had the highest and lowest effects on blood sugar levels.
Results: There is significant difference in the effect given by smoothies madefrom grapes, apples and strawberry on blood sugar levels. Pacient who consumed grapes-based smoothies tended to have higher blood sugar levels than pacients who consumed apples and strawberries smoothies.
Conclusion: the average blood sugar level in the pacients before consuming the smoothies was still relatively normal, which was about 215,641 mg/dL in average. The average of blood sugar level of the pacients after consuming the smoothies rose and relatively high, which was about 260,872 mg/dL in average. Based on the t-test there is a signifcant difference before and after giving smoothies. Based on the ANOVA test, there is a significant difference in the effect of the smoothies made from apples, grapes and strawberry on blood sugar levels. Pacient who consumed grape-smoothies tended to have higher blood sugar levels than pacients who consumed apples and strawberries smoothies.
Keyword: Diabetic, glikemics index, fruits smoothies, sugra-blood levels.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.