Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
tidak tersedia
2023

HUBUNGAN BEBAN GLIKEMIK DAN AKTIVITAS FISIK DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG

Penulis: IKA AMALIAH SAFITRI
NIM: P17111191005
Program Studi: DIPLOMA 4 GIZI
Dosen Pembimbing: Dr.Ir. Rr. Endang Sutjiati, M.Kes. dan Dr. Nur Rahman, STP., MP., RD
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-05-31
Kode KTI: 9300_610 SAF h-2 SAF h
Subjek: Diabetes Melitus, Glukosa Darah, Beban Glikemik, Aktivitas Fisik
Kata Kunci: Diabetes Melitus, Glukosa Darah, Beban Glikemik, Aktivitas Fisik
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang menjadi prioritas dunia saat ini. Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan bahwa prevalensi diabetes melitus berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk usia ≥ 15 tahun di Indonesia sebesar 2%, sedangkan prevalensi di Jawa Timur sebesar 2,6% (Riskesdas, 2018). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Malang Tahun 2021, Puskesmas Dinoyo menempati urutan tertinggi jumlah pasien diabetes melitus, dengan jumlah penderita sebanyak 2.173 jiwa. Penatalaksaan diabetes melitus perlu dilakukan agar kondisi penyakit tidak semakin memburuk. Penatalaksanaan dilakukan seperti terapi diet dengan memperhatikan konsumsi beban glikemik makanan dan melakukan aktivitas fisik. Beban glikemik dilihat untuk mengukur dampak potensial makanan terhadap kadar glukosa darah. Mengonsumsi makanan dengan beban glikemik tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah. Aktivitas fisik berperan utama dalam pengendalian glukosa darah. Pada saat melakukan aktivitas fisik maka terjadi peningkatan pemakaian glukosa oleh otot yang aktif sehingga secara langsung dapat menyebabkan penurunan jumlah kadar gula darah dalam tubuh. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara beban glikemik dan aktivitas fisik dengan kadar glukosa penderita diabetes melitus tipe 2 rawat jalan di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional. Desain penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisa data penelitian menggunakan uji statistik korelasi Spearman Rank. Hasil: Uji statistik menunjukkan pada beban glikemik diperoleh nilai p= 0,001 dan aktivitas fisik p=0,116. Simpulan: Ada hubungan antara beban glikemik dengan kadar glukosa darah serta tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah penderita diabetes melitus tipe 2 rawat jalan di Puskesmas Dinoyo Kota Malang Kata kunci : Diabetes Melitus, Glukosa Darah, Beban Glikemik, Aktivitas Fisik

Abstract (English)

Relationship between Glycemic Load and Physical Activity with Blood Glucose Levels Patients with type 2 diabetes mellitus outpatient care at the Dinoyo Health Center in Malang City,

Background: Diabetes mellitus is one of the chronic metabolic diseases that is currently a priority for the world. The 2018 Riskesdas data shows that the prevalence of diabetes mellitus based on a doctor's diagnosis in the population aged ≥ 15 years in Indonesia is 2%, while the prevalence in East Java is 2.6% (Riskesdas, 2018). Based on data from the Malang City Health Office for 2021, the Dinoyo Health Center ranks highest in the number of diabetes mellitus patients, with a total of 2,173 sufferers. Management of diabetes mellitus needs to be done so that the condition of the disease does not get worse. Management is carried out such as diet therapy by paying attention to the consumption of the glycemic load of food and carrying out physical activity. The glycemic load is looked at to measure the potential impact of a food on blood glucose levels. Eating foods with a high glycemic load can cause an increase in blood glucose levels. Physical activity plays a major role in controlling blood glucose. When doing physical activity, there is an increase in the use of glucose by active muscles so that it can directly cause a decrease in the amount of blood sugar levels in the body. Objective: To determine the relationship between glycemic load and physical activity with glucose levels in type 2 diabetes mellitus outpatients at the Dinoyo Health Center, Malang City. Method: This type of research is an observational study. The design of this study uses a cross-sectional design. The sampling method used was purposive sampling. Analysis of research data using the Spearman Rank correlation statistical test. Results: The statistical test showed that the glycemic load obtained p = 0.001 and physical activity p = 0.116. Conclusion: There is a relationship between glycemic load and blood glucose levels and there is no relationship between physical activity and blood glucose levels in type 2 diabetes mellitus outpatients at the Dinoyo Health Center, Malang City Keywords: Diabetes Mellitus, Blood Glucose, Glycemic Load, Physical Activity
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan