Kembali ke Daftar KTI
2023 PERBEDAAN PENGETAHUAN ANEMIA GIZI SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO DAN LEAFLET PADA REMAJA PUTRI
Penulis: ASRIL MAULANA FIRDAUSY
NIM: P17111181040
Program Studi: DIPLOMA 4 GIZI
Dosen Pembimbing: Sugeng Iwan Setyobudi. STP., M.Kes dan I Nengah Tanu Komalyna., DCN., SE., M.Kes
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-06-17
Kode KTI: 9300_610 FIR p FIR p
Subjek: Edukasi Gizi, Anemia, Remaja Putri, Video, Leaflet
Kata Kunci: Edukasi Gizi, Anemia, Remaja Putri, Video, Leaflet
Bahasa: INDONESIA
Abstraksi
Latar Belakang: Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi di masyarakat. Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2012 menyatakan bahwa prevalensi anemia pada remaja putri usia 10-18 tahun sebesar 57,1%. Data hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada remaja di Indonesia mencapai 21,7% dengan penderita anemia berumur 5-14 tahun sebesar 26,4% dan 18,4% penderita berumur 15-24 tahun. Wanita pada umumnya cenderung mempunyai simpanan zat besi yang lebih rendah dibandingkan pria, faktor kebutuhan zat besi akan meningkat pada remaja putri sehubungan dengan terjadinya menstruasi. Pada fase remaja terjadi pertumbuhan yang dipengaruhi oleh kematangan tumbuh kembang menuju usia dewasa serta aktifitas fisik yang meningkat. Pengetahuan adalah salah satu hal yang penting untuk merubah pola penanggulangan terhadap anemia.
Metode: Studi literatur dengan menggunakan metode systematic literature review dilakukan pengumpulan referensi sesuai dengan topik yang diangkat, pengetahuan anemia gizi pada remaja putri usia 10-24 tahun di Indonesia dari berbagai sumber yaitu: google scholar, Pubmed dan DOAJ.
Hasil: Berdasarkan hasil analisis pada 6 artikel terpilih didapatkan bahwa penggunaan media video dan leflet berpengaruh positif dalam peningkatan pengetahuan remaja putri terkait anemia gizi ditunjukkan dengan (p<0,005) pada masing-masing artikel dengan rata-rata pengetahuan sesudah penyuluhan tertinggi sebesar (84,3) media video dan (91,7) media leaflet.
Kesimpulan: Pemberian edukasi dengan inovasi dan frekuensi yang tepat akan meningkatkan pengetahuan responden supaya lebih maksimal. Akan tetapi tidak dapat menyimpulkan media mana yang lebih unggul dikarenakan hasil penelitian dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor penyebab karena pada setiap artikel yang digunakan untuk literature review memiliki perbedaan karakteristik.
Kata Kunci : Edukasi Gizi, Anemia, Remaja Putri, Video, Leaflet
Abstract (English)
Differences in Nutritional Anemia Knowledge Before and After Counseling Using Video Media and Leaflets in Young Women.
Background: Anemia is one of the most common health problems in society. The 2012 Household Health Survey (SKRT) stated that the prevalence of anemia in young women aged 10-18 years was 57.1%. Data from basic health research (Riskesdas) 2013 shows that the prevalence of anemia in adolescents in Indonesia reaches 21.7%, with anemia sufferers aged 5-14 years of 26.4% and 18.4% of sufferers aged 15-24 years. Women generally tend to have lower iron stores than men, the factor that the need for iron will increase in young women in connection with the occurrence of menstruation. In the adolescent phase, growth occurs which is influenced by the maturity of growth and development towards adulthood and increased physical activity. Knowledge is one of the important things to change the pattern of prevention of anemia.
Methods: Literature study using the systematic literature review method was carried out by collecting references according to the topic raised, knowledge of nutritional anemia in young women aged 10-24 years in Indonesia from various sources, namely: Google Scholar, Pubmed and DOAJ.
Results: Based on the results of the analysis of the 6 selected articles, it was found that the use of video media and leaflets had a positive effect on increasing knowledge of young women regarding nutritional anemia as indicated by (p<0.005) in each article with the highest average knowledge after counseling of (84, 3) video media and (91.7) leaflet media.
Conclusion: Providing education with innovation and the right frequency will increase the respondent's knowledge so that it is more optimal. However, it cannot be concluded which media is superior because the research results can be influenced by various causal factors because each article used for literature review has different characteristics.
Keywords: Nutrition Education, Anemia, Young Women, Video, Leaflets
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.