Kembali ke Daftar KTI
2023 PENGARUH PENYULUHAN HYGIENE SANITASI TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU TENAGA PENJAMAH MAKANAN DI BITHA KATERING KEDIRI
Penulis: FIKA FINDI FIRMANDIA
NIM: P17110201022
Program Studi: DIPLOMA 3 GIZI
Dosen Pembimbing: Rani Nurmayanti, SST., M.Gizi.
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-06-07
Kode KTI: 9300_610 FIF p FIR p
Subjek: hygiene sanitasi, pengetahuan, sikap, perilaku penjamah makanan
Kata Kunci: hygiene sanitasi, pengetahuan, sikap, perilaku penjamah makanan
Bahasa: INDONESIA
Abstraksi
Salah satu permasalahan yang sering terjadi masalah pada kesehatan akibat
mengkonsumsi makanan adalah keracunan makanan. Kasus keracunan
makanan diperkirakan terjadi setiap tahunnya yang diakibatkan oleh kontaminasi
bakteri yang menyebabkan 60 juta anak mengalami sakit termasuk 50 ribu anak
mati di Asia Selatan. Selanjutnya, insiden keracunan makanan mengalami
peningkatan 2 kali lipat dari 61 menjadi 135 wabah di 34 provinsi selama tahun
2015-2016 di Indonesia (Nuraisyah, 2019). Total populasi penjamah makanan di
Bitha Katering Kediri berjumlah 6 orang. Teknik sampling penelitian ini adalah
sampling jenuh. Sampling jenuh yaitu teknik pengambilan sampel yang
mengambil seluruh populasi yang ada. Teknik ini dipilih pada populasi dengan
jumlah yang sedikit yaitu kurang dari 30 (Barlian, 2016). Pengetahuan tenaga
penjamah makanan sebelum penyuluhan didapatkan hasil pengetahuan kurang
baik sebanyak 4 orang 66,7%. Setelah penyuluhan didapatkan kategori
pengetahuan baik sebanyak 6 orang dengan presentase skor 93%. Sikap tenaga
penjamah makanan sebelum penyuluhan didapatkan kategori sikap kurang baik
sebanyak 2 orang 33,3%. Setelah penyuluhan didapatkan kategori sikap baik
sebanyak 6 orang dengan presentase skor 93%. Perilaku tenaga penjamah
makanan sebelum penyuluhan didapatkan kategori perilaku kurang baik
sebanyak 2 orang 33,3%.
Kata kunci : hygiene sanitasi, pengetahuan, sikap, perilaku penjamah
makanan
Abstract (English)
The Effect of Sanitation Hygiene Education on Knowledge, Attitudes, and Behavior of Food Handlers at Bitha Catering, Kediri.
One of the problems that often occurs due to consuming food is food poisoning.
Cases of food poisoning are estimated to occur every year due to bacterial
pollution, which causes 60 million children to experience illness, including 50
thousand children dying in South Asia. Furthermore, incidents of food poisoning
have increased 2-fold from 61 to 135 outbreaks in 34 provinces during 2015–
2016 in Indonesia (Nuraisyah, 2019). The total population of food handlers at
Bitha Catering Kediri is six people. The sampling technique used in this research
is saturated sampling. Saturated sampling is a sampling technique that takes the
entire existing population. This technique is selected in a population with a small
number of less than 30 (Barlian, 2016). The knowledge of food handlers before
counseling resulted in poor knowledge among 4 people (66.7%). After the
counseling, the good knowledge category was obtained by six people with a
percentage score of 93%. The attitude of food handlers before counseling was
obtained in the category of unfavorable attitudes in 2 people (33.3%). After
counseling, the good attitude category was obtained by six people with a
percentage score of 93%. The behavior of food handlers before counseling was
found to be in the category of unfavorable behavior by 2 people (33.3%).
Keywords: sanitation hygiene, knowledge, attitude, behavior of food
handlers
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.