Kembali ke Daftar KTI
2023 ANALISIS KUANTITATIF SENYAWA SIANIDA PADA PROSES PEMBUATAN MAKANAN TRADISONAL TIWUL MENGGUNAKAN METODE TITRASI KOMPLEKSOMETRI
Penulis: FIRDA IMROATUL AZIZAH
NIM: P17120204055
Program Studi: D3 ANALISIS FARMASI DAN MAKANAN
Dosen Pembimbing: Apt. Muhammad Hasan Wattiheluw, S.Farm., M.Farm.
Tahun: 2023
Tanggal Pengesahan: 2023-05-22
Kode KTI: 9300_610 AZI a-1 AZI a
Subjek: Olahan Singkong, Sianida, Titrasi Kompleksometri.
Kata Kunci: Olahan Singkong, Sianida, Titrasi Kompleksometri.
Bahasa: INDONESIA
Abstraksi
Singkong merupakan salah satu jenis umbi-umbian cukup penting sebagai
makanan, dan sebagian besar sebagai sumber karbohidrat. Pada singkong terdapat
senyawa sianida yang bisa menimbulkan keracunan. Senyawa sianida yang terurai
akan menghasilkan asam sianida (HCN). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui ada tidaknya senyawa sianida pada proses pembuatan tiwul
menggunakan kertas pikrat dan titrasi kompleksometri. Pengujian secara kualitatif
menggunakan kertas saring yang sudah dicelupkan kedalam asam pikrat jenuh,
sedangkan pada uji kuantitatif menggunakan metode titrasi kompleksometri dengan
penitran AgNO3 0,02N. Hasil penelitian menggunakan kertas pikrat menunjukkan
bahwa setelah dilakukan pemamanasan pada sampel A, B dan C dinyatakan positif
mengandung senyawa sianida yang ditandai dari perubahan warna dari kuning
menjadi merah kecoklatan. Hasil uji dengan titrasi kompleksometri sampel A, B
dan C secara berturut-turut 0.0674 mg, 0.0369 mg, 0.0181 mg dalam 10 gr sampel.
Jika menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) Tahun 2006 tentang bahan
tambahan pangan, batas maksimal sianida pada bahan alami 50 mg/kg. Penentuan
kadar sianida menggunakan titrasi kompleksometri yaitu ion sianida akan bereaksi
dengan larutan perak nitrat membentuk kompleks stabil AgCN yang ditandai
dengan terjadinya kekeruhan.
Kata kunci: Olahan Singkong, Sianida, Titrasi Kompleksometri.
Abstract (English)
Cassava is one type of tuber quite important as food, and mostly as a source of
carbohydrates. In cassava there are cyanide compounds that can cause poisoning.
Cyanide compounds that decompose will produce cyanide acid (HCN). The purpose
of this study was to determine the presence or absence of cyanide compounds in the
process of making tiwul using picrate paper and complexometric titration. The
qualitative test uses filter paper that has been dipped in saturated picric acid, while
the quantitative test uses the complexometric titration method with AgNO3 0.02N
pinning. The results of the study using picrate paper showed that after heating on
samples A, B and C tested positive for cyanide compounds characterized by a
change in color from yellow to brownish red. Test results with complex titration of
samples A, B and C respectively 0.0674 mg, 0.0369 mg, 0.0181 mg in 10 gr samples.
If according to the Indonesian National Standard (SNI) th 2006 concerning food
additives, the maximum limit of cyanide in natural ingredients is 50 mg / kg.
Determination of cyanide levels using complexometric titration, where cyanide ions
will react with silver nitrate solution to form a stable AgCN complex characterized
by turbidity.
Keywords: Processed Cassava, Cyanide, complexometric titration.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.