2023
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Kegiatan pencatatan rekam medis akan disimpan di map/sampul rekam medis yang bertujuan memelihara kebutuhan susunan lembaran-lembaran rekam medis dan mencegah terlepas atau tersobeknya lembaran. Bahan map rekam medis yang digunakan RSIA PURI cenderung mudah robek, membuat nomor rekam medis pasien sulit untuk dibaca sehingga petugas mengalami kesulitan dalam mencari map rekam medis pasien dan belum adanya kode warna pada map berdampak pada besarnya kemungkinan kesalahan peletakan map rekam medis pada rak yang tidak semestinya sehingga petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan pencarian map rekam medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan melakukan desain ulang map rekam medis. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa map rekam medis yang digunakan di RSIA PURI belum menggunakan kode warna yang menyebabkan terjadi missfile dan juga ditemukan bahwa belum adanya tahun kunjungan terakhir serta SOP yang mengatur tentang pengisian map rekam medis. Dapat disimpulkan bahwa map di RSIA PURI sudah sesuai namun perlu beberapa perbaikan, sehingga peneliti melakukan desain ulang penambahan kolom kode warna, tahun kunjungan terakhir dan bahan yang digunakan pada map rekam medis. Dengan desain yang baru diharapkan RSIA PURI dapat mempertimbangkan terkait penggunaan kode warna yang dapat mengurangi kejadian missfile, pembuatan SOP tentang pengisian map rekam medis agar memudahkan petugas dalam pengisian map rekam medis dengan benar, penambahan kolom tahun kunjungan terakhir agar memudahkan saat dilakukannya retensi.
Kata Kunci: Map rekam medis, missfile, Kode warna
Abstract (English)
The activity of medical recording in RSIA PURI will be saved in a medical record folder/cover in order to prevent slipping or tearing of the document. The medical record folder material used by RSIA PURI tends to tear easily, making the patient's medical record number difficult to read so that officers have difficulty finding the patient's medical record folder and the absence of a color code on the map has an impact on the possibility of placing the medical record folder on an incorrect shelf. should be so that the officer takes longer to search the medical record folder. This study aims to evaluate and redesign the medical record folder. This research is a qualitative descriptive using observation and interview methods. The results showed that the medical record folder used at RSIA PURI had not used a color code which caused a missfile and it was also found that there was no year of the last visit and SOPs governing filling out the medical record folder. It can be concluded that the folder at RSIA PURI is appropriate but needs some improvements, so the researchers redesigned it by adding color-coded columns, year of last visit and materials used in the medical record folder. With the new design, it is hoped that RSIA PURI can consider the use of color codes which can reduce the incidence of missfiles, making SOPs regarding filling out medical record folders to make it easier for officers to fill in medical record folders correctly, adding a column for the year of the last visit to make it easier to do retention.
Key Word: Medical record folder, missfile, color coded
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.