2021
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
ABSTRAK
Cendekia, Shania Salsabil, 2021. Hubungan Obesitas Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Sman 1 Pandaan. Skripsi, Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan. Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang. Pembimbing Utama : Surachmindari, SST. M. Pembimbing Pendamping : Ari Kusmiwiyati, SST. M. Keb
Latar Belakang : Gangguan obesitas berhubungan dengan gangguan ovulasi. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di SMAN 1 Pandaan didapatkan hasil sebanyak 13,5% siswi mengalami kelainan siklus menstruasi dengan pengukuran IMT menunjukan hasil diatas 25.0 atau tergolong Obesitas. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan obesitas dengan siklus menstruasi pada remaja SMAN 1 Pandaan. Metodologi : Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, dengan populasi 826 seluruh siswi di SMAN 1 Pandaan tahun ajaran 2020/2021. Jumlah sampel sebesar 90 siswi ditentukan dengan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Non Probability Sampling dengan cara Accidental Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner online googleform. Analisis bivariat dilakukan pada dua variabel yang di teliti yaitu indeks massa tubuh dan siklus menstruasi menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara Obesitas dengan siklus menstruasi, dengan signifikansi =0,000 dan nilai koefisiensi korelasi =0,855, artinya tingkat kekuatan hubungan (korelasi) sangat kuat. Saran : dapat meningkatkan edukasi mengenai apa saja penyebab gangguan siklus menstruasi salah satunya adalah gejala obesitas, meningkatkan edukasi tentang cara menjaga indeks massa tubuh yang normal sehingga, mampu mencegah terjadinya gangguan siklus menstruasi pada para siswi.
Kata Kunci : Obesitas, Gangguan Siklus Mestruasi
Abstract (English)
Obesity disorders are associated with ovulation disorders. Based on
a preliminary study conducted by researchers at SMAN 1 Pandaan, it was found
that 13.5% of female students experienced menstrual cycle abnormalities with
BMI measurements showing results above 25.0 or classified as obese. Research
Objectives: This study used a cross sectional approach, with a population of 826
all students at SMAN 1 Pandaan in the 2020/2021 academic year. The number of
samples of 90 students was determined by the Slovin formula. The sampling
technique used was the Non Probability Sampling technique by means of
Accidental Sampling. Data collection techniques using an online google form
questionnaire. Bivariate analysis was carried out on two variables studied,
namely body mass index and menstrual cycle using the Spearman Rank test.
Results: There is a significant relationship between obesity and the menstrual
cycle, with a significance = 0.000 and a correlation coefficient value = 0.855,
meaning that the level of strength of the relationship (correlation) is very strong.
Suggestion: can improve education about what causes menstrual cycle disorders, one of which is obesity symptoms, increase education about how to maintain a
normal body mass index so that, be able to prevent menstrual cycle disorders in
female students
Keywords : Obesity, Menstrual Cycle Disorders
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.