2020
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Pendahuluan: Permasalahan yang dialami oleh remaja umumnya dikarenakan adanya krisis identitas tanpa adanya faktor pendukung dan sumber informasi yang jelas dalam memberikan ketersediaan layanan pada kelompok remaja terutama pada kesehatan reproduksi dan psikis remaja dalam menghadapi kehidupan dimasa mendatang. Sekitar 33,3% remaja perempuan dan 34,5% remaja laki-laki yang berusia 15-19 tahun mulai berpacaran saat mereka belum berusia 15 tahun. Literatur review ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran pelaksanaan program pusat informasi dan kontrasepsi kesehatan reproduksi remaja. Metode: Data yang digunakan adalah data sekunder yang didapatkan dari 3 database yaitu PubMed, Sciendirrect, dan Google Scholar dengan menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literature anatara lain : “information center and adolescent reproductive conseling healt” and “implementation reproduction healt center in senior high school”. Hasil: Pada pencarian literatur didapatkan 7 jurnal internasional dengan 8 jurnal nasional, membahas mengenai peran pembimbing atau pembina, pendidik sebaya, dan konselor sebaya dalam pelaksanaan PIK-KRR, serta pelaksanaan program PIK-KRR yang baik dalam lingkungan sekolah, pada jurnal internasional didapatkan evaluasi dari program pusat kesehatan reproduksi yang berada di SMA luar Negeri sehingga dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pelaksanaan program pusat informasi dan konseling kesehatan reproduksi remaja di SMA. Kesimpulan: terdapat banyak sekali referensi yang dapat dijadikan dasar dalam pelaksanaan program PIK-KRR yang ada di sekolah, dalam penelitian ini diharapkan dapat menambah informasi mengenai peningkatan program PIK-KRR yang ada di SMA ditinjau dari kondisi remaja saat ini
Kata Kunci : Remaja, Pelaksanaan PIK-KRR di Sekolah, Kesehatan Reproduksi
Abstract (English)
Introduction: Problems experienced by adolescents are generally because of the identity crisis without any supporting factors and clear information about adolescent reproductive and psychological health for facing life in the future. Around 33.3% of young women and 34.5% of young men aged 15-19 start dating when they are not yet 15 years old. This review literature aims to explain the implementation of Adolescent Reproductive Health Counseling Programs in School. Method: data used are secondary data obtained from 3 databases, namely PubMed, Sciendirrect, and Google Scholar using inclusion and exclusion criteria. Keywords used in this literature: "information center and adolescent reproductive counseling healt" and "implementation of reproduction healt center in senior high school". Result: In the literature search, there were 7 international journals with 8 national journals, discussing the role of mentors or coaches, peer educators, and peer counselors in the implementation of PIK-KRR, and the implementation of good PIK-KRR programs in the school environment, for international journals obtained an evaluation of the program reproductive health centers in foreign high schools s to increase knowledge about the implementation of information and counseling programs for adolescent reproductive health in high school. Conclution: In this study, it is expected to be able to give information about improving the existing of PIK-KRR program in high schools in terms of the current condition of adolescents.
Keyword : Teenager, Impelementation of PIK-KRR in School, Reproductive Health
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.