Kembali ke Daftar KTI
2022 PENGARUH TERAPI DISTRAKSI METODE VISUAL VIRTUAL REALITY TERHADAP TINGKAT NYERI PADA ANAK DENGAN PROSEDUR INVASIF DI RUMAH SAKIT 2022
Penulis: RAHMA ASTRI PRATIWI
NIM: P17211181031
Program Studi: STR KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Hurun Ain S.Kep., Ns., M.Kep
Tahun: 2022
Tanggal Pengesahan: 2022-07-07
Kode KTI: 9300_610 PRA p-7 PRA p
Subjek: Virtual Reality, Nyeri, Prosedur Invasif
Kata Kunci: Virtual Reality, Nyeri, Prosedur Invasif
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
Prosedur invasif menjadi salah satu sumber nyeri pada pasien hospitalisasi, anak-anak
cenderung lebih agresif sehingga apabila nyeri tidak ditangani akan mengakibatkan
anak tidak kooperatif karena berfokus pada nyeri dan menolak prosedur tindakan, dapat
menghambat proses penyembuhan. Studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh
virtual reality terhadap tingkat nyeri anak dengan prosedur invasif. Penelitian ini
menggunakan metode literature review dengan strategi penelitian menggunakan
PICOS framework. Kemudian diseleksi menggunakan diagram PRISMA sehingga
didapatkan duabelas jurnal. Jurnal diambil dari database ScienceDirect, Pubmed dan
Google schollar. Penilaian kualitas sebelas artikel menggunakan JBI Critical Appraisal
tools kemudian jurnal dianalisis satu persatu dibuat ringkasan, dicari persamaan dan
perbedaanya, penelitian yang saling mendukung, penelitian yang saling bertentangan,
dan kemudian dilakukan pembahasan untuk dapat menarik kesimpulan. Data disajikan
dalam bentuk narasi dan tabel. Hasil penelitian sebagian besar besar menggunakan
desain Randomized Control Trial. Mayoritas reponden merasakan nyeri berskala
sedang, diukur dengan menggunakan WBFPS didspatkan skala nyri turun menjadi
ringan, yang menggunakan VAS terdapat penurunan skala nyeri dari tingkat nyeri berat
ke nyeri sedang. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh virtual
reality terhadap tingkat nyeri pasien dengan prosedur invasif. Tingkat nyeri pada
pasien yang menjalani prosedur invasif dapat menurun dengan adanya terapi
nonfarmakologis yaitu terapi distraksi visual virtual reality
Abstract (English)
Invasive procedures are one of the sources of pain in hospitalized patients, children
tend to be more aggressive so that if pain is not treated it will result in children being
uncooperative because they focus on pain and refuse action procedures, which can
hinder the healing process. This study was conducted to determine the effect of virtual
reality on children's pain levels with invasive procedures. This study uses a literature
review method with a research strategy using the PICOS framework. Then selected
using the PRISMA diagram so that twelve journals were obtained. Journals are drawn
from the ScienceDirect, Pubmed and Google scholar databases. Assessment of the
quality of the eleven articles using JBI Critical Appraisal tools then the journals were
analyzed one by one, summaries were made, similarities and differences were sought,
researches that supported each other, research that contradicted each other, and then
conducted a discussion to draw conclusions. The data are presented in the form of
narratives and tables. The results of the study mostly used the Randomized Control
Trial design, the majority of respondents felt moderate pain, measured using WBFPS
where the pain scale dropped to mild, using VAS there was a decrease in pain scale
from severe pain to moderate pain. The conclusion of the study shows that there is an
effect of virtual reality on the pain level of patients with invasive procedures. Pain
levels in patients undergoing invasive procedures can be reduced by nonpharmacological therapy, namely virtual reality visual distraction therapy
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.