Kembali ke Daftar KTI
2022 PENANGANAN KEJANG DEMAM OLEH IBU PADA BALITA DI KAMPUNG BONCONG TUBAN 2022
Penulis: SITI NUR ALIZA
NIM: P17210191002
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Rossyana Septyasih, S.Kp, M.Pd.
Tahun: 2022
Tanggal Pengesahan: 2022-06-30
Kode KTI: 9300_610 ALI p-1 ALI p
Subjek: Kejang Demam, Ibu, Penanganan Kejang Demam
Kata Kunci: Kejang Demam, Ibu, Penanganan Kejang Demam
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
Kejadian kejang demam merupakan kejadian yang sangat sering terjadi pada masa
kanak-kanak direntan usia 6 bulan sampai 5 tahun, kejadian kejang demam dapat
berhubungan dengan usia dan peningkatan suhu tubuh. Ibu adalah orang tua perempuan
seseorang anak yang memiliki hubungan melalui biologis maupun sosial, yang
diharapkan pertama kali untuk melakukan penanganan kejang demam dengan baik pada
anaknya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penanganan kejang demam oleh ibu
pada balita, dengan menggunakan deskriptif studi kasus pada 2 subjek yaitu ibu
dikampung Boncong Tuban. Instrument yang digunakan adalah lembar wawancara dan
lembar observasi. Hasil penelitian penanganan kejang demam Ny.M dan Ny.Y
dikategorikan kurang baik, karena Ny.M dan Ny.Y tidak melakukan penanganan kejang
demam yang tepat. Hal tersebut disebabkan Ny.M dan Ny.Y belum pernah
mendapatkan informasi dari sumber yang jelas dalam penanganan kejang demam, dan
minimnya pendidikan, serta masih adanya kebiasaan penanganan kejang demam dari
warga sekitar dan dukun islam. Disarankan tenaga kesehatan seperti puskesmas maupun
perawat untuk memberikan penyuluhan tentang penanganan kejang demam yang tepat.
Saran untuk peneliti lanjutan dapat melakukan observasi lebih dari 1 kali untuk
mendapatkan gambaran penanganan kejang demam yang lebih valid.
Abstract (English)
.The incidence of febrile seizures is a very common occurrence in childhood aged
6 months to 5 years, the incidence of febrile seizures can be related to age and increased
body temperature. Mother is the parent of a child who has a biological or social
relationship, who is expected to be the first to treat febrile seizures well in their child.
The purpose of this study was to determine the treatment of febrile seizures by mothers
in toddlers, using descriptive case studies on 2 subjects, namely mothers in the village
of Boncong Tuban. The instruments used are interview sheets and observation sheets.
The results of the study on the treatment of Mrs. M and Mrs. Y's febrile seizures were
categorized as poor, because Mrs. M and Mrs. Y did not treat the febrile seizures
properly. This is because Mrs. M and Mrs. Y have never received information from
clear sources in handling febrile seizures, and the lack of education, as well as the habit
of handling febrile seizures from local residents and Islamic shamans. It is
recommended that health workers such as health centers and nurses provide counseling
about the proper handling of febrile seizures. Suggestions for further researchers can
make observations more than 1 time to get a more valid description of handling febrile
seizures.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.