Kembali ke Daftar KTI
2022 GAMBARAN STIGMA MASYARAKAT PADA KLIEN SKIZOFRENIA DI DESA TERNYANG KECAMATAN SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG 2022
Penulis: Sheila Anggraini
NIM: P17210193085
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Eddi Sudjarwo, M. Kep
Tahun: 2022
Tanggal Pengesahan: 2022-05-27
Kode KTI: 9300_610 ANG p-3 ANG p
Subjek: Skizofrenia, Stigma Masyarakat
Kata Kunci: Skizofrenia, Stigma Masyarakat
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
Skizofrenia sering terlihat menggelandang dan tidak lazim dibandingkan dengan
orang-orang pada umumnya. Peristiwa itu menjadikan masyarakat beranggapan
negatif, deskriminasi, stereotip, dan ancaman di kalangan publik kepada mereka
dan menyebabkan masyarakat memberi label mereka sebagai orang gila, edan,
sedeng, miring dan tidak layak berada bersama di lingkungan masyarakat yang
dipandang lebih waras kesehatan jiwanya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui stigma masyarakat pada klien skizofrenia di Desa Ternyang Kecamatan
Sumberpucung Kabupaten Malang. Desain penelitian ini adalah studi kasus di
ambil dari dua orang subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan
pada penelitian ini adalah kuesioner dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan
perlakuan negatif dan deskriminasi pada penelitian ini sedang, Stereotip orang
dengan gangguan jiwa pada penelitian ini sedang, ancaman terhadap identitas diri
dari orang dengan gangguan jiwa pada penelitian ini tinggi. Terkait intervensi
masyarakat kepada klien skizofrenia dapat dilakukan dengan cara memberikan
informasi kepada subjek mengenai pemahaman kepada klien skizofrenia.
Abstract (English)
Schizophrenia often looks homeless and unusual compared to people in general.
This incident made people think negatively, discriminated against, stereotypes, and
threatens the public towards them and caused people to label them as crazy, crazy,
sedeng, slanted and not worthy to be together in a society that is considered more
sane in mental health. This study aims to determine the societal stigma on
schizophrenic clients in Ternyang Village, Sumberpucung District, Malang
Regency. The design of this research is a case study taken from two research
subjects. The data collection techniques used in this study were questionnaires and
observation. The results showed that the negative treatment and discrimination in
this study were moderate, the stereotype of people with mental disorders in this
study was moderate, the threat to self-identity of people with mental disorders in
this study was high. Regarding community intervention for schizophrenic clients,
it can be done by providing information to the subject regarding understanding of
schizophrenic clients.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.