Kembali ke Daftar KTI
2022 KEMAMPUAN IBU DALAM TOILET TRAINING PADA ANAK USIA TODDLER SETELAH DIBERIKAN EDUKASI 2022
Penulis: Firsty Martha Atikasari
NIM: P17210193053
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Dr. Atti Yudiernawati, S.Kp., M.Pd
Tahun: 2022
Tanggal Pengesahan: 2022-04-26
Kode KTI: 9300_610 ATI k ATI k
Subjek: Kemampuan ibu, toilet training
Kata Kunci: Kemampuan ibu, toilet training
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
Toilet training merupakan usaha yang dilakukan untuk melatih kemampuan
anak dalam mengontrol buang air kecil dan buang air besar. Survey Kesehatan
Rumah Tangga (SKRT) Nasional pada tahun 2012 memperkirakan jumlah balita
yang sulit untuk mengontrol BAB dan BAK (mengompol) di usia toddler sampai
dengan prasekolah (3-6 tahun) mencapai 75 juta anak (Pangestu et al., 2021). Untuk
meningkatkan keberhasilan toilet training anak maka dibutuhkan kemampuan ibu
yang baik dalam toilet training anak, mengingat ibu adalah tokoh sentral dalam
perkembangan anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi
kemampuan ibu dalam toilet training pada anak usia toddler setelah diberikan edukasi
di Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Metode penelitian
ini bersifat studi kasus deskriptif, subjek dalam penelitian ini adalah ibu yang
bertempat tinggal di Desa Kademangan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang dan
memenuhi kriteria inklusi dengan jumlah 2 orang. Alat ukur yang digunakan adalah
wawancara dan observasi partisipatif, lalu dianalisis dan dihitung berdasarkan
skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan ibu dalam toilet training
pada anak usia toddler meningkat setelah diberikan edukasi. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah terdapat peningkatan kemampuan ibu dalam toilet training pada
anak usia toddler setelah diberikan edukasi di Desa Kademangan Kecamatan
Pagelaran Kabupaten Malang
Abstract (English)
The National Household Health Survey in 2012 estimated that the number of
children under five who had difficulty controlling bowel and bladder control
(wetting) from toddler to preschool age (3-6 years) reached 75 million children
(Pangestu et al., 2021). To increase the success of child toilet training, it is necessary
to have a good mother's ability in child toilet training, considering that the mother is
a central figure in child development. The purpose of this study was to identify the
ability of mothers to toilet training in toddlers after being given education in
Kademangan Village, Pagelaran District, Malang Regency. This research method is
a descriptive case study, the subject in this study is a mother who lives in
Kademangan Village, Pagelaran District, Malang Regency, and meets the inclusion
criteria with a total of 2 people. The measuring tools used are interviews and
participatory observations, then analyzed and calculated based on scoring. The
results showed that the ability of mothers to toilet training in toddler-age children
increased after being given education. This study concludes that there is an increase
in the ability of mothers to toilet training in toddlers after being given education in
Kademangan Village, Pagelaran District, Malang Regency.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.