Kembali ke Daftar KTI
2022 TINGKAT DISMENORE SETELAH DILAKUKAN MASSAGE EFFLEURAGE MENGGUNAKAN MINYAK AROMATERAPI LAVENDER PADA REMAJA PUTRI DI DESA PANGGUL 2022
Penulis: Erin Kholifatun Nisak
NIM: P17210191023
Program Studi: PROGRAM STUDI D-III KEPERAWATAN MALANG
Dosen Pembimbing: Sri Mudayatiningsih, S.Kp, M.Kes
Tahun: 2022
Tanggal Pengesahan: 2022-05-30
Kode KTI: 9300_610 NIS t NIS t
Subjek: Dismenore, Massage Effleurage, dan Aromaterapi Lavender
Kata Kunci: Dismenore, Massage Effleurage, dan Aromaterapi Lavender
Bahasa: Indonesia
Abstraksi
Dismenore merupakan rasa tidak nyaman pada perut bagian bawah sebelum dan selama
menstruasi, hal ini dapat terjadi karena pelepasan prostaglandin yang berlebihan
sehingga mengakibatkan kontraksi uterus meningkat sehingga menimbulkan nyeri.
Efek dari dismenore adalah gangguan aktivitas fisik, keterbatasan aktivitas sehari-hari,
muntah, dan diare. Untuk mencegah hal tersebut, salah satunya melalui
penatalaksanaan non-farmakologis yaitu dengan massage effleurage menggunakan
aromaterapi lavender. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui, mengidentifikasi
dismenore sebelum dan sesudah dilakukan massage effleurage menggunakan
aromaterapi lavender. Metode penelitian menggunakan deskriptif studi kasus. Teknik
pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara dan observasi. Jumlah
subjek dua remaja putri yang berusia 16 dan 19 tahun, mengalami dismenore pada
menstruasi hari pertama dan kedua, menyukai aromaterapi lavender. Hasil studi kasus
kedua subjek menunjukkan bahwa ada pengaruh massage effleurage menggunakan
aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat dismenore. Rekomendasi massage
effleurage menggunakan aromaterapi lavender pada subjek dengan dismenore harus
diikuti dengan keterampilan yang dilakukan secara berulang untuk mendapat hasil
yang maksimal.
Abstract (English)
Dysmenorrhea is an uncomfortable sensation on the lower abdomen pre and during
menstruation, it is caused due to the excessive release of prostaglandin causing
contractions on the uterus and which results in cramps. The effects of dysmenorrhea
are disturbance of physical activities, the limitation of daily activities, vomiting, and
diarrhea. To prevent the symptoms from occurring, a non-pharmacological method can
be adopted, namely massage effleurage with lavender aromatherapy. The purpose of
this case study is to identify dysmenorrhea pre and post massage effleurage with
lavender aromatherapy. The methodology of research is descriptive case study. The
data collection techniques used are interview and observation. The two subjects, two
female teenagers aged 16 and 19, that experienced dysmenorrhea on their first and
second day of menstruation, enjoyed the lavender aromatherapy. The result of the case
study shows a correlation between massage effleurage with lavender aromatherapy and
the decrease of the severity of dysmenorrhea. The recommendation of massage
effleurage with lavender aromatherapy on subjects with dysmenorrhea are to be
practiced with adequate skill and done continuously to receive maximum benefit.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.