2021
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus dimulai dari tatanan keluarga karena keluarga yang sehat merupakan aset modal pembangunan di masa depan yang perlu dijaga, ditingkatkan, dan dilindungi kesehatannya, beberapa anggota keluarga mempunyai masa rawan terkena penyakit infeksi dan non infeksi, oleh karena itu untuk mencegahnya anggota keluarga perlu diberdayakan untuk melaksanakan PHBS (Kemenkes RI, 2019) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada keluarga sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan melalui media leaflet. Desain penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian, sebelum diberikan pendidikan kesehatan penerapan PHBS keluarga 1 (Ny.W) mendapatkan nilai total PHBS keluarga 6, dengan presentase 60%, dengan intreprestasi “baik”, Keluarga 2 (Ny.I) sebelum diberikan pendidikan kesehatan mendapatkan total nilai PHBS keluarga 5, dengan presentase 50%, dengan interprestasi “kurang”. Setelah diberikan pendidikan kesehatan, penerapan PHBS keluarga 1 (Ny.W) mendapatkan nilai total PHBS keluarga 8, dengan presentase 80%, dengan intreprestasi “baik” dan interprestasi per-indikator PHBS keluarga “meningkat”. Keluarga 2 (Ny.I) sesudah diberikan pendidikan kesehatan mendapatkan total nilai PHBS keluarga 8, dengan presentase 80%, dengan interprestasi “baik”, dan interprestasi per-indikator PHBS keluarga “meningkat”. Direkomendasikan untuk peneliti selanjutnya dapat melaksanakan penelitian dengan waktu yang lebih lama dan dengan jumlah responden keluarga yang lebih banyak.
Abstract (English)
Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) must start from the family structure because a healthy family is a capital asset for future development that needs to be maintained, improved, and protected, some family members have periods of being prone to infectious and non-infectious diseases, therefore, to prevent this, family members need to be empowered to carry out PHBS (Kemenkes RI, 2019). The purpose of this study was to identify the application of clean and healthy living behavior in families before and after being given health education through leaflet media. The research design used a case study descriptive research design. Data collection was done by interview and observation methods. The results of the study, before being given health education the application of PHBS family 1 (Mrs. W) got a total value of family PHBS 6, with a percentage of 60%, with a "good" interpretation, Family 2 (Mrs. I) before being given health education got the total value of family PHBS 5, with a percentage of 50%, with the interpretation "less". After being given health education, the implementation of PHBS family 1 (Mrs. W) got a total value of family PHBS of 8, with a percentage of 80%, with a "good" interpretation and an "increasing" interpretation of family PHBS indicators. Family 2 (Mrs. I) after being given health education got a total family PHBS score of 8, with a percentage of 80%, with a "good" interpretation, and an "increasing" interpretation of the family PHBS indicator. It is recommended for further researchers to carry out research with a longer time and with a larger number of family respondents.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.