2020
Karya Ilmiah Mahasiswa
Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.
Abstraksi
Laparatomi merupakan pembedahan perut sampai membuka selaput perut. Pasca pembedahan
laparatomi yang tidak mendapatkan perawatan dengan baik akan memperlambat penyembuhan
dan terjadi komplikasi. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi proses penyembuhan pasien
post operasi laparatomi yaitu kualitas istirahat tidur dan tekanan darah. Pasien yang mengalami
gangguan kualitas istirahat tidur akan mengalami perubahan besar tekanan darah, begitu pula
sebaliknya. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan Crosssectional. Pasien pasca operasi laparatomi setelah 24 jam dilakukan pengambilan data
menggunakan kuesioner (wawancara) kualitas istirahat tidur dan observasi (pengukuran) tekanan
darah. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel 27
orang dengan pasien post operasi laparatomi. Pengumpulan data dengan wawancara, lembar
kuesioner dan pengukuran tekanan darah menggunakan alat sphygmomanometer. Analisa
menggunakan distribusi frekuensi dengan uji menggunakan Koefisien Kontingensi C. Hasil yang
didapatkan adalah P value > α (0.05) dengan nilai signifikan p=0.827 yang artinya tidak ada
hubungan antara kualitas istirahat-tidur dengan tekanan darah pada pasien post operasi
laparatomi di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Rekomendasi penelitian yang akan datang
hendaknya perlu memperhatikan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kualitas istirahat
tidur serta tekanan darah dengan responden yang lebih banyak.
Abstract (English)
Laparatomi is an abdominal surgery to open the lining of the stomach. Post-laparotomy surgery
that is not properly treated will slow healing and complications. One of the factors that can affect
the healing process of postoperative Laparatomi patients is the quality of sleep rest and blood
pressure. Patients who experience impaired quality of sleep breaks will experience a large
change in blood pressure, and vice versa. This study uses a descriptive correlation design with a
cross-sectional approach. Patients after laparotomy surgery after 24 hours of data collection
using a questionnaire (interview) the quality of sleep rest and observation (measurement) of
blood pressure. The sampling technique uses total sampling with a sample of 27 people with
postoperative Laparatomi patients. Data collection by interview, questionnaire sheet and
measurement of blood pressure using a sphygmomanometer. Analysis using frequency
distribution with a test using the Contingency Coefficient C. The results obtained are P value> α
(0.05) with a significant value of p = 0.827 which means there is no relationship between the
quality of rest-sleep with blood pressure in postoperative Laparatomi patients at Ngudi Waluyo
Regional Hospital Wlingi Future research recommendations should consider other factors that
can affect the quality of sleep rest and blood pressure with more respondents
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan
hak_akses dikonfirmasi.