Perpustakaan Terpadu Poltekkes Kemenkes Malang
🇮🇩 ID | 🇬🇧 EN

Karya Ilmiah Mahasiswa

Jelajahi koleksi Karya Tulis Ilmiah (KTI) mahasiswa Poltekkes Kemenkes Malang.

Kembali ke Daftar KTI
Cover KTI
2020

PERILAKU PENCEGAHAN DIARE SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENDIDIKAN KESEHATAN PADA SISWA SDN TULUSREJO 02 2020

Penulis: ANTY BELLA SAPUTRI
NIM: P17210173024
Program Studi: SARJANA TERAPAN KEPERAWATAN
Dosen Pembimbing: Rossyana Septyasih, S.Kp, M.Pd
Tahun: 2020
Tanggal Pengesahan: 2020-06-02
Kode KTI: 9300_616.3 SAP p
Subjek: Keperawatan
Kata Kunci: Perilaku Pencegahan Diare, Sekolah Dasar, Pendidikan Kesehatan
Bahasa: INDONESIA

Abstraksi

Penyakit diare merupakan penyakit endemis di Indonesia. Diare dapat terjadi pada semua kelompok usia, khususnya kelompok usia sekolah dasar. Salah satu upaya peningkatan kesehatan dalam pencegahan diare adalah dengan menerapkan perilaku cuci tangan yang baik dan benar dan makan makanan yang sehat. Untuk meningkatkan perilaku pencegahan diare yang dapat meminimalisir angka kejadian penyakit diare dapat dengan memberikan pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku pencegahan diare sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan pada siswa SDN Tulusrejo 02. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdapat 2 subjek. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Data disajikan dalam bentuk narasi. Hasil penelitian menunjukkan perilaku pencegahan diare sebelum diberikan pendidikan kesehatan meliputi pengetahuan Subjek I (skor 10) dalam kategori kurang sedangkan Subjek II (skor 30) dalam kategori cukup. Hasil sesudah pendidikan kesehatan pengetahuan Subjek I (skor 70) dalam kategori baik sedangkan Subjek II (skor 80) dalam kategori sangat baik. Sikap sebelum diberikan pendidikan kesehatan Subjek I dan II dalam kategori cukup mendukung dengan skor masing-masing Subjek I (skor 1,35) dan Subjek II (skor 1,60). Sesudah pendidikan kesehatan sikap Subjek I dan II dalam kategori sangat mendukung dengan skor masing-masing Subjek I (3,15) dan Subjek II (3,50). Tindakan sebelum diberikan pendidikan kesehatan Subjek I dan II dalam kategori kurang dengan skor 23. Sesudah pendidikan kesehatan tindakan Subjek I (skor 69) dalam kategori baik Subjek II (skor 76,9) dalam kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa terjadi perubahan perilaku menjadi positif dari Subjek I dan II sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Saran untuk subjek penelitian diharapkan subjek mampu membiasakan tindakan yang belum bisa tercapai dengan perlahan yaitu mengecek tanggal kadaluwarsa makanan dan minuman sebelum dimakan dan diminum, serta tidak terlalu banyak makan makanan/jajanan yang pedas. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan melakukan penelitian tentang peran kepala sekolah, guru UKS, dan guru kelas terhadap perilaku pencegahan diare pada siswa, selain itu diharapkan peneliti memperdalam aspek tindakan pencegahan diare.

Abstract (English)

Diarrhea is an endemic disease in Indonesia. Diarrhea can occur in all age groups, especially elementary school age groups. One of the efforts to improve health in preventing diarrhea is by applying good and correct hand washing behaviors and eating healthy foods. To improve diarrhea prevention behaviors that can minimize the incidence of diarrheal diseases by providing health education. The purpose of this study was to determine the behavior of diarrhea prevention before and after health education was given to students at SDN Tulusrejo 02. The research method used was descriptive qualitative. There are two research subjects. Data collection is done by interview and observation. Data is presented in narrative form. The results showed diarrhea prevention behavior before being given health education included the knowledge of Subject I (score 10) in the poor category while Subject II (score 30) in the moderate category. Results after health education knowledge Subject I (score 70) in the good category while Subject II (score 80) in the very good category. The attitude before being given health education in Subject I and II in the category was sufficient to support the scores of each Subject I (score 1.35) and Subject II (score 1.60). After health education, the attitude of Subject I and II in the category was very supportive with the scores of each Subject I (3.15) and Subject II (3.50). Action before being given health education in Subject I and II in the category of less with a score of 23. After health education the action of Subject I (score 69) in the good category Subject II (score 76.9) in the very good category. It can be concluded that there is a positive change in behavior from Subject I and II after being given health education. Suggestions for research subjects are expected to be able to familiarize subjects actions that can not be achieved slowly, namely checking the expiration date of food and drinks before eating and drinking, and not eating too much food / snacks that are spicy. Suggestions for further researchers are expected to conduct research on the role of school principals, UKS teachers, and class teachers on diarrhea prevention behavior in students, in addition it is expected that researchers deepen aspects of diarrhea prevention measures.
Akses berkas KTI mengikuti ketentuan perpustakaan. Tautan dokumen tidak ditampilkan sampai lokasi penyimpanan dan kebijakan hak_akses dikonfirmasi.
Chatbot Perpustakaan
📚

Perpustakaan Digital

Poltekkes Kemenkes Malang

Halo 👋

Selamat datang di layanan digital perpustakaan.

Sistem ini membantu pencarian informasi perpustakaan secara cepat dan otomatis.

Contoh pertanyaan:
• cara menjadi anggota perpustakaan
• cara cek plagiarisme
• Jam buka perpustakaan